Kamis, 01 Desember 2022

DAMAI ITU INDAH

*DAMAI ITU INDAH*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Tujuan Allah Mengutus Nabi Muhammad SAW. Membawa agama Islam, bukan *Membinasakan orang Kafir, Menghujat orang berdosa, Menyalahi orang islam yang Tidak sepaham, bahkan mengeluarkan orang Islam dari agama Islam dengan mengatakan Kafir, dan sebagainya*. 

Sebagaimana Allah berfirman ;

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ
Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) *RAHMAT BAGI SEMESTA ALAM* 
Q.S Al-Anbiya' [21] : 107

jadi kita ini semua adalah *Bersaudara*, Ada 3 Jenis Persaudaraan :

1. Saudara dari *Udara* Karena kita hidup di bumi dengan *Menghirup Udara yang sama, jadi Se Udara* jadi apapun suku, bangsa dan agamanya, mereka saudara kita 

2. Saudara dari Se *Darah*, Ini saudara sekandung, Lebih dekat dari Saudara Se udara. 

3. Saudara dari se *Iman* Ini saudara Lebih dekat lagi dari saudara se darah, Sudah terputus hal waris, bila sudah keluar dari islam, (Murtad). 

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu *damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu* dan takutlah terhadap Allah, agar kamu mendapat rahmat.
Q.S Al-Hujurat [49] : 10

Jadi Agama Islam itu agama *Perdamaian yang Wasyathoniyah, Pertengahan, Keseimbangan dan Berkeadilan*.

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ اُمَّةً وَّسَطًا لِّتَكُوْنُوْا شُهَدَاۤءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ عَلَيْكُمْ شَهِيْدًاۗ 
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang *PERTENGAHAN* (adil) dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. 
Q.S Al-Baqarah [2] : 143

Jadi ibarat jalan *Jalan Tol, yang Lurus dan Lebar* bebas hambatan, dan *jangan terlalu pinggir kiri atau terlalu pinggir kanan* Nanti bisa menabrak Rambu marka jalan. 

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ
Tunjukilah kami *jalan yang lurus*,
Q.S Al-Fatihah [1] : 6

Dan agama Islam juga mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, agar dapat Mewujudkan *Perdamaian aman sentosa yang Rahmat lil'alamin*

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan Ulil Amri *(Pemimpin)* di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
Q.S An-Nisa' [4] : 59

Jadi siapapun Pemimpin atau Presiden di Republik bangsa Indonesia ini, *ADALAH PUTERA TERBAIK IBU PERTIWI*

Agama Islam itu *MEMBANGUN PERADABAN bukan MENGHANCURKAN PERADABAN*

Hanya bukan karena *KELOMPOKNYA, TIDAK SEPAHAM, DAN MEMAKSAKAN KEBENARAN* Hingga lahirlah Pemahaman Picik, sempit, Radikalisme memaksakan kebenaran dan paling benar. 

Karena iblis saja *merasa paling benar* Sudah di usir sama Allah dari Surganya.

قَالَ مَا مَنَعَكَ اَلَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَۗ قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ
Allah berfirman, "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?" Menjawab Iblis, " *SAYA LEBIH BAIK DARIPADANYA* , Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah."
Q.S Al-A'raf [7] : 12

Tidak ada manusia yang paling baik, benar dan Suci, itu *SEMATA MATA ALLAH TUTUPI AIB DAN KESALAHAN KITA, DIMATA MANUSIA*

Kita diciptakan dari Air *HINA* kemana mana *Bawa WC* bila mati *Paling bau*

"Setiap manusia punya Dosa, sebaik baik berdosa *BERTAUBAT*" Hadist

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ  Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.
Q.S Al-Baqarah [2] : 222

Yang Benar dari Allah, yang salah dari saya sendiri, Semoga ada manfaat nya Amin. 

Kamis, 1 Desember 2022.

PB. FORMULA

Drs. Dedi Hermanto
          ketum

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...