Sabtu, 19 Agustus 2023

3 RUKUN

*3 RUKUN* 

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Ada tiga cabang utama ilmu agama islam. 

1. *RUKUN ISLAM*

Yaitu hadits berikut,
عن أبي عبد الرحمن عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله عنهما قال : سمعت النبي صلَّى الله عليه وسلَّم يقول : بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَ إِقَامِ الصَّلَاةِ ، وَ إِيْتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَ حَجِّ الْبَيْتِ ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ .رواه البخاري و مسلم .
Dari Abu ‘Abdirrahman ‘Abdullah bin ‘Umar bin Al-Khaththab –radhiyallahu ‘anhuma-, katanya, “Aku mendengar Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
‘Islam dibangun di atas lima: persaksian bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, naik haji, dan puasa Ramadhan’”.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.

A. Pelajaran : *TENTANG SYARIAT ISLAM* Tatacara beribadah menghadap Allah. 

B. Ilmunya : *FIQIH*

C. Dampaknya : *DOSA dan PAHALA*

D. Pelakunya : *PENDOSA atau AHLI IBADAH* 

E. Perumpamaan : *HANYA SEBATAS KULIT DURIAN* yang dapat dilihat manusia. 

2. *RUKUN IMAN*

Dalam Alquran, terdapat banyak keterangan terkait 6 rukun iman yang sering dijadikan dalil pelaksanaannya. Di antaranya tertuang dalam Surat An-Nisa:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya,” (QS An-Nisa: 136).

Selain dalam Alquran, penjelasan juga datang dari hadis Nabi SAW. Dalam Hadits Arba’in, diterangkan bahwa malaikat Jibril datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya:

قَالَ : أَخْبِرْنِيْ عَنِ الْإِيْمَانِ قَالَ ” أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِهِ ” قَالَ : صَدَّقْتَ

Artinya: “Orang itu berkata lagi: ‘Beritahukan kepadaku tentang Iman,’. Rasulullah SAW menjawab: ‘Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk,”. Orang tadi berkata: ‘Engkau benar’,” (HR Muslim).

A. Pelajaran : *TENTANG IMAN dan KEYAKINAN* pada Allah. 
( Dasar ibadah pada Allah) 

B. Ilmunya : *TAUHID DAN AQIDAH*

C. Dampaknya : *BISA SESAT ATAU SELAMAT*

D. Orang yang melanggar : *MUSRIK ATAU KAFIR*

E. Perumpamaan : *IBARAT BUAH DURIAN, MANISNYA IMAN*

3. *RUKUN IHSAN*

Adapun yang dimaksud ihsan bila dinisbatkan kepada peribadatan kepada Allah adalah sebagaimana yang disabdakan oleh Rasululluah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadist Jibril :
قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنِ الإِحْسَانِ. قَالَ « أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ »

“’Wahai Rasulullah, apakah ihsan itu? ‘ Beliau menjawab, ‘Kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (H.R. Muslim 102).

A. Pelajarannya :  *TENTANG AHLAKUL KARIMAH* 
(Bukti telah ibadah pada Allah). 

B. Ilmunya : *TASAWUF*

C. Dampaknya : *JADI ORANG BAIK atau JADI ORANG BRENGSEK*

D. Orangnya  : *SUFI dan WALI ALLAH*

E. Perumpamaan : *SEPERTI BIJI DURIAN, SELALU MENANAM KEBAIKAN, DIRI, KELUARGA, DAN UMMAT ISLAM*

Jadi minimal kita mesti Mempelajari dan Memiliki ilmu : *FIQIH, TAUHID dan TASAWUF*, sebelum meninggal kan Dunia. 

Rukun islam : *TATACARA IBADAH MENGHADAP ALLAH.* 
Rukun iman : *DASAR IBADAH KEPADA ALLAH*.
Rukun Ihsan : *BUKTI KITA TELAH IBADAH PADA ALLAH, DENGAN AHLAKUL KARIMAH*

Demikian, semoga bermanfaat, Amin. 

JAKARTA, 19 AGUSTUS 2023.

*PB. FORMULA*


*TG. DRS. DEDI HERMANTO*
Ketum

Jumat, 18 Agustus 2023

ILMU

*ILMU*

Assalamu'alaikum, Wr. Wb. 


Secara Umum Ilmu pengetahuan hanya Terbagi 2 =

1. Ilmu *FILSAFAT*=
Yaitu *ILMU YANG MEMPELAJARI SELURUH YANG ADA DI ALAM SEMESTA INI*
yang berdasarkan Metode, *Data, fakta*, Realitas yang dapat ditangkap oleh Panca Indera Harus dapat *disimpulkan* lalu menjadi disiplin teori Ilmu Pengetahuan. 

Contoh :
Data dan fakta, 
1. Setiap benda dilempar ke atas, selalu jatuh. 
2. Naik tangga lebih berat dari turun tangga

Disimpulkan adanya *GAYA GRAVITASI BUMI*
Jadi disiplin ilmu Fisika. Dan banyak yang lainnya. 

Jadi Filsafat adalah *ILMU AKAL SEHAT* dan terkena hukum Islam siapa saja yang sudah berakal dan sudah dewasa. 

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى الْاَلْبَاب
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat *tanda-tanda bagi orang-orang yang BERAKAL*,
Q.S Ali 'Imran [3] : 190

الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka *MEMIKIRKAN  tentang penciptaan langit dan bumi* (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia; Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
Q.S Ali 'Imran [3] : 191

Berarti ilmu Filsafat *Justru Kehadirannya untuk memperkuat dan membuktikan kebenaran agama islam*

2. Ilmu *TASAWUF* 

Yaitu *ILMU YANG MEMPELAJARI DIBALIK ALAM SEMESTA*
Karena dari zaman dahulu sampai zaman Milenial atau sampai Akhir zamanpun, Manusia *Tidak dapat MENGETAHUI Kapan terjadinya BENCANA ALAM,* setelah terjadi baru manusia dapat mengetahui Kekuatan dan besarnya dari becana tersebut, seperti Gempa, gunung meletus, bajir, Tsunami, Tornado dan lainnya. 

Jadi Ada *KEKUATAN YANG MAHA MENGETAHUI, MAHA MENGATUR DAN MAHA KUASA YANG MENGENDALIKAN ALAM SEMESTA INI*

Maka lahirlah pemahaman kepercayaan Animesme, dinamisme, Mistis, kepercayaan pada roh halus dan Dewa dewa, yang kemudian mereka sembah agar Roh dan dewa tidak murka. Inilah yang disebut agama Ardhi. 

Dan dengan Rahmat dan Kasih sayang Allah, agar Manusia tidak tersesat dan kafir, maka Allah Mengutus Para Nabi dan Rosul, Kitab Suci Nya, Malaikat, Untuk Memberikan Hidah dan Petunjuk Nya Untuk Mengenal Allah. 

Jadi suatu disiplin ilmu untuk Mengetahui, Mengimani, Membenarkan dan Menyakinkan sesuatu yang *GHAIB*.

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَۛ فِيْهِۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ
Kitab (Al-Qur'an) ini *TIDAK ADA KERAGUAN* padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
Q.S Al-Baqarah [2] : 2

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَۙ
(yaitu) mereka yang *beriman kepada yang GHAIB*, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
Q.S Al-Baqarah [2] : 3

Syariat + Makrifat = Tasawuf. 

Filsafat Mengetahui dengan *AKAL SEHAT*.

Tasawuf Merasakan dan Menyakini dengan *JIWA HATI YANG SEHAT DAN BERSIH*

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَۙ
(yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 88

اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan *HATI YANG BERSIH*."
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 89

Sabda Nabi: 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ 

Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk rupa kalian dan tidak juga harta benda kalian, tetapi *Dia melihat HATI dan perbuatan kalian"*. (Shahih Muslim juz 4 hal. 1987 no. 2564).

Benar dari Allah, salah dari Alfaqir,, Silahkan dishare bila ada manfaat nya, Amin

Jakarta, 23 Juli 2023

PB. FORMULA


Tg. Drs. Dedi Hermanto

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...