Minggu, 11 Januari 2026

ISI UTAMA KANDUNGAN AL-QUR'AN

*PARAGRAF POKOK UTAMA ISI KANDUNGAN AL-QUR'AN*

I. *VISI , TUJUAN AL-QUR'AN : *PENGENALAN KEPADA ALLAH*

Allah *MAHA TERSEMBUNYI* Tidak ada yang kenal Allah, Karena Allah belum Ciptakan Satu Mahlukpun, Masih *AHADIYAH* ESA TUNGGAL.

Makanya Allah Ciptakan Mahluk, Agar dikenal *DILUAR DIRINYA*.

كُنْتُ كَنْزاً مَخْفِيّاً فَأَحْبَبْتُ أَنْ أُعْرَفَ فَخَلَقْتُ الخَلْقَ فَبِي عَرَفُونِي
Hadis Qudsi :
"Aku adalah harta simpanan yang tersembunyi, lalu Aku ingin dikenal, maka Aku ciptakan makhluk agar melalui Aku mereka mengenal-Ku."

اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
Q.S Ta Ha [20] : 14

II. *MISI, CARA, SISTEM ATAU METODE, MENGENAI ALLAH*

1. Dengan cara Melihat, Merenung, *Mempelajari, Alam semesta* Ciptaan Allah. ( Pelukis pasti ada Lukisannya, Sutradara pasti ada karya Filmnya ).

تفكَّروا فِي الْخَلْقِ وَلَا تُفَكِّرُوا فِي الْخَالِقِ، فَإِنَّهُ لَا تُحِيطُ بِهِ الفِكْرة

Artinya: Pikirkanlah tentang makhluk dan janganlah kalian memikirkan tentang Khaliq (Pencipta), karena sesunguhnya Dia tidak dapat diliput oleh pemikiran. ( Hadis )

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۙ
الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha Suci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka." (QS. Ali Imran: 190-191).

Inilah salah satu cara Sistem Atau Metode mengenal Allah, Tapi cara Ini kita mesti , *PINTAR GENEUS, DAN PUNYA DANA UNTUK MENELITI ALAM SEMESTA* Sehingga Tidak Sedikit Para *ILMUAN DAN PROFESOR NON MUSLIM , MASUK ISLAM, KARENA SETELAH DITELITI PULUHAN TAHUN, JAWABAN NYA ADA DI DALAM AL-QURAN* Dengan *ILMU PENGETAHUAN, EMPIRIS DAN TEKNOLOGI*

2. Dengan Cara Melihat, Menyaksikan, Merenung, mempelajari dan mengenal *DIRI*

adalah "مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ", yang artinya "Barang siapa mengenal dirinya, maka sungguh ia telah mengenal Tuhannya,"

وَفِيْٓ اَنْفُسِكُمْۗ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ

dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Q.S Az-Zariyat [51] : 21

Inilah cara Kedua kita *MENGENAI ALLAH* dengan Cara Kita disuruh Melihat Diri kita sendiri agar *MENGENAI, MENYAKSIKAN DAN MENGHADIRKAN AKAN KEBERRADAAN ALLAH*  Tentu Bukan Dengan Mata Kepala seperti, Cara pertama , memperhatikan Alam Semesta, tentu dengan  membuka dan melihat dengan *MATA HATI*! QOLBUN SALIM,

*Mereka Itulah Para Sufi, Wali dan Kekasih Allah.* Dengan *ILMU TASAWUF MAKRIFATULLAH*

3. Dengan Cara Allah Menceritakan *CERITA YANG MENGANDUNG HIKMAH* Agar dapat diambil Pelajaran.

هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ ضَيْفِ اِبْرٰهِيْمَ الْمُكْرَمِيْنَۘ

Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (yaitu malaikat-malaikat) yang dimuliakan?
Q.S Az-Zariyat [51] : 24

Surat Yusuf ayat 111: لَقَدْ كَانَ فِيْ قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۗ مَا كَانَ حَدِيْثًا يُّفْتَرٰى وَلٰكِنْ تَصْدِيْقَ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيْلَ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ Artinya: "Sungguh, pada kisah mereka benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal sehat. (Al-Qur’an) bukanlah cerita yang dibuat-buat, melainkan merupakan pembenar (kitab-kitab) yang sebelumnya, memerinci segala sesuatu, sebagai petunjuk, dan rahmat bagi kaum yang beriman."

Cara Ke tiga kita Mengenal Allah, Dengan *MEMPELAJARI CERITA CERITA,YANG MENGANDUNG HIKMAH, PELAJARAN DAN KEBENARAN, BAHKAN BISA DIBUKTIKAN DISAKSIKAN SAMPAI SEKARANG, YAITU JASAD FIRAU'N* , *ILMU SEJARAH*

Inipun tidak semua orang Islam mempelajari, butuh waktu puluhan tahun kita, mempelajari dan membuktikan kebenaran dari sejarah cerita dalam Al-Qur'an.

4. Cara mengelal Allah, dengan cara *MENJALANKAN PERINTAH, LARANGAN DAN JANJI JANJI ALLAH, PAHALA ,SURGA DAN BIDADARI*

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah-Ku.
Q.S Az-Zariyat [51] : 56

وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ عِيْنٌۙ

Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya,
Q.S As-Saffat [37] : 48

وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۗ كُلَّمَا رُزِقُوْا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِّزْقًاۙ قَالُوْا هٰذَا الَّذِيْ رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَاُتُوْا بِهٖ مُتَشَابِهًاۗ وَلَهُمْ فِيْهَآ اَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَّهُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan, “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa, dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.
Q.S Al-Baqarah [2] : 25

Inilah Cara yang ke 4 Dalam Mengenal Allah yang *PALING MUDAH*, Tidak perlu terlalu pintar genius Jadi Profesor meneliti alam semesta, Tidak perlu uang banyak penelitian, dan mempelajari Allah yang Ghaib tapi ada dan Jelas ,Ilmu Tasawuf Makrifat, *CUKUP IBADAH, MINIMAL SHOLAT* Itupun tidak mau dan tidak bisa, Astaghfirullah!!!

Jakarta, 12 Januari 2026.

PB FORMULA 

TG DRS. DEDI HERMANTO 
Ketum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...