*TELUR AYAM*
Assalamu'alaikum wr. Wb.
Akan terjadi perdebatan panjang, Ayam dahulu apa telur dahulu, tentu yang dahulu tergantung apa yang dahulu kita ucapkan, (😁🙏).
Setiap telur ada *ISI TELUR* dan *CANGKANG TELUR*.
Telur Ayam akan menetas menjadi *AYAM* apabila *CANGKANG PELAPIS TELUR AYAM TERSEBUT PECAH DARI DALAM PADA WAKTUNYA* atau *DIBANTU OLEH PETERNAK TELUR, DENGAN DIPECAHKAN DARI LUAR*.
Bila telur sudah saatnya menetas tapi *TIDAK PECAH JUGA, KEMUNGKINAN BESAR INI TELUR TIDAK BAIK BAHKAN AKAN JADI BUSUK*.
Ini adalah *GAMBARAN HAKIKAT MANUSIA*
Hakikatnya *MANUSIA TERLAHIR KEDUNIA BARU SEBAGAI TELUR, BELUM MENETAS , MASIH TERTUTUP OLEH CANGKANG LAPISAN, DUNIA DAN NAFSU* bila manusia tidak bisa *MEMECAHKAN CANGKANG DUNIA dan NAFSU, DIPASTIKAN AKAN MENJADI MANUSIA BUSUK, BAU MAKSIAT, DAN TIDAK BERGUNA*
Cangkang *PELAPIS DUNIA dan NAFSU dapat PECAH DAN HANCUR, bila di PECAHKAN dari dalam diri manusia, DIPECAHKAN OLEH PEMILIKNYA yaitu ALLAH,*
Dan bisa juga Pelapis Cangkang *DUNIA dan NAFSU DIPECAHKAN DARI LUAR, yaitu DIPECAHKAN OLEH PARA NABI dan ROSUL SERTA PEWARISNYA para WALI ALLAH*
وَمَآ اُبَرِّئُ نَفْسِيْۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَمَّارَةٌ ۢبِالسُّوْۤءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Dan aku tidak membebaskan diriku (dari Belenggu kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Q.S Yusuf [12] : 53
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَالُكُمْ وَلَآ اَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan ( Membelenggu ) kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
Q.S Al-Munafiqun [63] : 9
الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " *Dunia itu penjara seorang mukmin dan surga bagi orang kafir*". (HR Muslim No 2956).
Untuk itu saudaraku, *SAMPAI KAPAN KITA DI DUNIA TETAP TERBELENGGU, TERTUTUP, DAN TERPENJARA OLEH DUNIA DAN HAWA NAFSU.*
خَتَمَ اللّٰهُ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ وَعَلٰى سَمْعِهِمْۗ وَعَلٰٓى اَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَّلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌ
Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
Q.S Al-Baqarah [2] : 7
Semoga Allah bukakan keluar dari *PINTU PENJARA DUNIA, DENGAN KUNCI HIDAYAH DAN TAUFIQNYA*
اِنَّكَ لَا تَهْدِيْ مَنْ اَحْبَبْتَ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ
Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.
Q.S Al-Qashash [28] : 56.
Semoga Allah, Membuka *PINTU TAUFIQNYA, DENGAN DIRINGANKAN MENUNTUT ILMU DAN AMAL SHOLEH, AMIN YA ROBBAL ALAMIN*
Jakarta, 5 Maret 2023.
PB FORMULA
TG. DRS. DEDI HERMANTO