Rabu, 26 Maret 2025

7 MARTABAT ALLAH

*7 MARTABAT ALLAH*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Martabat adalah Keberadaan Allah, Dari mulai, *KE ESAAN TUNGGAL, KESENDIRIAN KE KOSONGAN* Yang Ada hanya Dzat Allah, Hingga Allah *MEMPERKENALKAN DIRINYA* Hingga menjadi *WUJUD ADA, JELAS DAN DEKAT* Hingga Manusia Dapat *MENYAKSIKAN DENGAN MATA HATI atau QOLBUN SALIM*.

1. *ALAM AHADIYAH.*

Alam AHADIYAH Adalah Alam Martabat Allah, yang Ada Hanya *DZAT ALLAH, Yang ESA TUNGGAL*, MASIH KOSONG Tapi ISI, TIADA RUANG DAN WAKTU, HAMPA! Yang ada Hanya Allah, Semata. *sampai Kata Ada pun, belum Ada.*

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha *Esa*.
Q.S Al-Ikhlas [112] : 1

2. *ALAM WAHDAH*

Alam WAHDAH, adalah Dimana Allah, *INGIN DI KENAL, DIKETAHUI SYUKUR DI IBADAH* Allah ingin dikenal diluar dirinya, Atau *TA'AYUN AWAL LIMPAHAN AWAL , Manifestasi, Tajali, Penampakan Allah Awal, dengan *MEMPERKENALKAN DENGAN NAMA DAN SIFAT ALLAH* 

هُوَ ٱللَّهُ ٱلْخَٰلِقُ ٱلْبَارِئُ ٱلْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ
Artinya: Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai *Asmaul Husna.* Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Berupa *KONSEP, IDE, BLUE PRINT, Berupa NUUR MUHAMMAD*

Hadis Qudsi, 
كُنْتُ كَنْزًا مَخْفِيًّا فَأَرَدْتُ أَنْ أُعْرَفَ فَخَلَقْتُ الْخَلْقَ لِيَعْرِفُوْنِي
“Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi. Kemudian Aku berkeinginan agar Aku dikenal. Maka Aku pun menciptakan makhluk agar mereka mengenal Aku”.

اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
Q.S Ta Ha [20] : 14

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ 
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib,(Tersembunyi) 
Q.S Al-Baqarah [2] : 3

3. *ALAM WAHIDIYAH*

Alam WAHIDIYAH adalah, *TA'AYUN SANI, LIMPAHAN KEDUA, DARI MANIFESTASI, TAJALI, HAKIKAT KEBERADAAN ALLAH,*.

Berupa, *PROGRAM DATA BASE, CATATAN SKENARIO, JALAN CERITA SINOPSIS, BERUPA LAUHUL MAHFUDZ, QODO DAN QADARNYA ALLAH*, 

*DENGAN SECARA DETAIL, DAUN KERIN, DAN HIJAU PUN , DAUN GUGUR, SAMPAI SEBUTIR BIJI DALAM KEGELAPAN ALLAH TAU, APALAGI KEHIDUPAN MANUSIA, SAMPAI HARI AKHIR, SURGA ATAU NERAKA*??!!! 

وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَآ إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِى ظُلُمَٰتِ ٱلْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

Artinya: "Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz)." (QS Al-An'am: 59

Jadi Sang Maha Sutradara Allah yang Alhak, Yang Tersembunyi Di Alam Ahad kemudian *INGIN DIKENAL*, Lalu memperkenalkan Diri-Nya Dengan *NAMA dan SIFATNYA* di Alam wahdah Lalu dibuatlah Jalan cerita skenario tercatat dalam *LAUHUL MAHFUZ* pada Alam Wahidiyah. 

4. *ALAM RUH*

Alam Ruh Adalah Dimana, Alhak Kholik, Mulai menciptakan Ruh Dari Bahagian Dari Diri-Nya, Bagaimana Allah Maha Pencipta bila tidak ada Ciptaan-Nya yaitu Mahluk. 

Yang Pertama Allah Ciptakan yaitu *RUH MUHAMMAD* Prototipe, Sampel, Contoh Uswatun hasanah, Contoh, yang *TERBAIK, SEMPURNA DAN MULIA*

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu *suri teladan yang baik* bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak mengingat Allah.
Q.S Al-Ahzab [33] : 21

فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya *RUH* (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.
Q.S Al-Hijr [15] : 29

*Hadits*
أنا أبو البشر، أبو أرواح آدم
Aku adalah bapak seluruh manusia, ayah dari roh-roh Adam.

5. *ALAM MITSAL / JIWA*

Alam Mitsal inilah yang Disebut Jiwa. jadi pada saat *RUH* Masuk Ke Jasad tubuh,  Selanjutnya Allah Memanggil Ruh Dengan *JIWA atau NAFS*

يٰٓاَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ
Hai *JIWA*  yang tenang.
Q.S Al-Fajr [89] : 27

ارْجِعِيْٓ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةًۚ
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
Q.S Al-Fajr [89] : 28

Dan Setiap *JIWA* Membawa Program Softwere Aplikasi Bawaan *SIFAT KARAKTER MALAIKAT ATAU IBLIS* Yaitu *SELALU MENURUTI PERINTAH ALLAH ATAU MEMBANGKANG MELAWAN DURHAKA KEPADA ALLAH*

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ
maka Allah mengilhamkan kepada *JIWA* itu (jalan) *kefasikan dan ketakwaannya,*
Q.S Asy-Syams [91] : 8

6. *ALAM AJSAM / JASAD*

Alam AJSAM JASAD adalah Sebagai tempat, Wadah atau Istana Kerajaan dari *JIWA*

Dari Seluruh jasad Atau Tubuh Manusia, Allah hanya melihat *HATI atau QOLBU* Tempat ISTANA PUSAT KEPEMERINTAHAN.

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

[HR. Muslim no. 2564]
Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian. [HR. Muslim no. 2564]

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ
(yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 88

اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan *HATI*  yang bersih.”
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 89

Jadi Sampai di Martabat Ke Enam, Mulai Eksistensi, Keberadaan Allah yang Alhak, Tajalli, Berupa Jiwa yang berada di Qolbun Salim. 

Dan Hanya Jiwa Yang Orang Mukmin yang Qolbun Salim lah Allah akan bisa Hadir, disaksikan oleh Mata Hati, Sirrul Asrar.

رَأَيْتُ رَبِّيَ بِقَلْبِي
Aku melihat Tuhanku dengan mata hatiku.

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

قَلْبُ الْمُؤْمِنِ بَيْتُ اللَّهِ
Hati orang mukmin adalah rumah Allah.

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dan Imam Hakim.

Hadits ini menjelaskan bahwa hati orang mukmin adalah tempat di mana Allah SWT bersemayam. Ini menunjukkan bahwa orang mukmin harus menjaga hatinya agar tetap suci dan bersih dari segala kejahatan dan Mahluk, sehingga Allah SWT dapat bersemayam di dalamnya.

مَا وَسِعَنِيِ السَّمَاءُ وَلاَ الأَرْضُ وَلَكِنْ وَسِعَنِيِ قَلْبُ مُؤْمِنٍ
Langit dan bumi tidak dapat menampung Aku, namun hati orang mukmin dapat menampung Aku.

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Imam Ibnu Majah.

7. *ALAM INSAN KAMIL*

Insan Kamil (bahasa Arab: الإنسان الكامل) adalah konsep dalam tasawuf Islam yang merujuk pada manusia yang telah mencapai kesempurnaan spiritual dan memiliki karakteristik yang ideal. Yang Memiliki *KESADARAN HAKIKAT TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA*

1. *KESADARAN KENAL DIRI*

Berikut adalah ayat Al-Qur'an yang menyebutkan:

Surat Adz-Dzariyat ayat 21:
وَفِي أَنفُسِكُمْ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
Dan pada diri kamu sendiri, tidakkah kamu memperhatikan?

Ayat ini menjelaskan bahwa manusia memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa dalam dirinya sendiri. Ayat ini mengajak manusia untuk memperhatikan dan menyadari potensi yang ada dalam dirinya, sehingga dapat mengembangkan dan mengoptimalkan kemampuan tersebut.

Ayat ini juga sering dikaitkan dengan konsep "ma'rifa" atau pengetahuan spiritual, yang menekankan pentingnya mengenal diri sendiri dan potensi yang ada dalam diri sebagai langkah awal menuju pengenalan dan kebersatuan dengan Allah SWT.

مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ
Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka dia telah mengenal Tuhannya.

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam kitab "Al-Adab Al-Mufrad" dan juga oleh Imam Al-Tirmidzi dalam kitab "Sunan Al-Tirmidzi".

Hadits ini menjelaskan bahwa mengenal diri sendiri (nafsu) adalah langkah awal untuk mengenal Allah SWT. Dengan mengenal diri sendiri, seseorang dapat memahami kelemahan dan kekurangannya, sehingga dapat memohon pertolongan dan bimbingan dari Allah SWT.

2. *KESADARAN BAHAGIAN DARI HARMONISASI KESEIMBANGAN ALAM SEMESTA*

Surat Al-Anbiya' ayat 107:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Dan Kami tidak mengutusmu (Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Ayat ini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam, tidak hanya bagi umat Islam saja, tetapi juga bagi semua manusia dan makhluk lainnya di dunia ini.

Ayat ini menekankan pentingnya kasih sayang, kepedulian, dan kebaikan bagi semua makhluk, dan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah contoh yang baik dalam hal ini.

3. *KESADARAN SOSIAL MASYARAKAT DUNIA*

Surat Ali Imran ayat 110:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan bagi manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, serta beriman kepada Allah.

Ayat ini menjelaskan bahwa umat Islam adalah umat yang terbaik karena memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Menyuruh kepada yang ma'ruf (kebaikan).
2. Mencegah dari yang munkar (kejahatan).
3. Beriman kepada Allah SWT.

Dengan demikian, umat Islam diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi umat lainnya dan dapat memainkan peran sebagai "rahmatan lil'alamin" (rahmat bagi seluruh alam).

4. *KESADARAN SEBAGAI KHALIFAH PEMIMPIN YANG RAHMATAN LIL'ALAMIN*

Yaitu Kesadaran Utama bahwa penciptaan Manusia adalah Sebagai Khalifah Pemimpin yang Rahmatan LIL'ALAMIN, Memakmurkan Dan mensejahterakan Manusia. 

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةًۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” Tuhan berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Q.S Al-Baqarah [2] : 30

1. Jadi Maha Sutradara *Al Hak* Allah, Ingin *DIKENAL*, 
2. Dengan Prototipenya, sebagai Contoh suri tauladan yang Sempurna *NUR MUHAMMAD*
3. Dengan Sekenario Jalan cerita, Sinopsis, tertuang dalam *LAUHUL MAHFUDZ*
4. Pemeran Utama *RUH MUHAMMAD*
5. Pemeran Pembantu *JIWA atau NAFS*
6. Tempat Lokasi Shooting *QOLBUN SALIM*
7. EKSPRESI *INSAN KAMIL Manifestasi HAKIKAT CITRA KEBERADAAN ALLAH SWT,*

Demikian, Bacalah dengan *MATA HATI* Agar dapat *HIKMAH*

WA alaikum salam Wr. Wb. 


Jakarta, 25. Maret 2025

PB. FORMULA
(Forum Ulama dan Aktivis Islam) 

Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto
Ketum

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...