Tampilkan postingan dengan label ISRO MI'ROJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISRO MI'ROJ. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Juli 2025

PUNCAK KESADARAN ISRO MI'ROJ

*ISRO' MI'ROJ ADALAH PUNCAK KESEMPURNAAN, DAN KESADARAN TERTINGGI DARI MANUSIA*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Peristiwa Isro' Mi'roj, adalah Suatu Peristiwa *MAHA DAHSYAT DAN SANGAT SPEKTAKULER* Dari suatu *PERJALANAN KESEMPURNAAN RUH MANUSIA DALAM MEMAHAMI, MEMBUKTIKAN, DAN MENGENAI ALLAH*! 

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
*Maha Suci* Allah yang telah *memperjalankan* *hamba*-Nya pada suatu *malam* dari *Masjidilharam ke Masjidil Aqsha* yang telah Kami *berkahi* sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari *tanda-tanda* (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha *Mendengar lagi Maha Mengetahui.*
Q.S Al-Isra' [17] : 1

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ
Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
Q.S An-Najm [53] : 13
عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى
(yaitu) di Sidratul Muntaha.
Q.S An-Najm [53] : 14
عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ
Di dekatnya ada surga tempat tinggal,
Q.S An-Najm [53] : 15

Dinamakan *SIDRATUL MUNTAHA*, karena tempat pohon ini merupakan *PUNCAK* segala sesuatu yang naik dari bumi, dan yang Allah turunkan, pangkalnya di sidratul muntaha, baik wahyu atau lainnya. Bisa juga dimaknai, karena sidartul muntaha merupakan puncak yang diketahui makhluk. (lebih dari itu, makhluk tidak tahu), karena pohon ini berada di atas langit dan bumi. Sehingga sidratul muntaha merupakan puncak ketinggian, atau lainnya. Allahu a’lam.

Jadi Nabi Muhammad SAW, Allah *SEMPURNAKAN KESADARAN RUHANI NABI MUHAMMAD DENGAN ISRO' MI'ROJ MENUJU KESADARAN YANG TERTINGGI YAITU KESADARAN DI SIDRATUL MUNTAHA* 

Yaitu Puncak Kesempurnaan Kesadaran tertinggi dalam *MENGETAHUI, MEMAHAMI DAN MENGENAL ALLAH SWT.!*

Hanya. Nabi Muhammad SAW, lah Yang hanya bisa sampai ke Sidratul Muntaha, Sedang *MALAIKAT JIBRIL SAJA TIDAK BISA, SAMPAI KE SIDRATUL MUNTAHA*

إني لم أجاوز هذا الموضع، ولم يؤمر أحد بالمجاوزة عن هذا الموضع غيرك
Artinya, “Aku tidak bisa melewati tempat ini. Tidak ada satu pun yang diperintah melewati tempat ini kecuali engkau.”

Dari peristiwa ISRO Mi'ROJ, Tersebut, ada *PELAJARAN HIKMAH, AGAR MANUSIA MESTI PUNYA KESADARAN DALAM, MENGETAHUI, MEMAHAMI DAN MENGENAL ALLAH*


1. *KESADARAN KETIDAK KETERGANTUNGAN SAMA MAHLUK*

Sebelum terjadinya ISRO Mi'ROJ ada peristiwa, Tahun kesedihan Nabi Muhammad disebut Amul Huzni. Istilah ini merujuk pada periode waktu ketika Nabi Muhammad mengalami kesedihan yang mendalam. 
Amul Huzni terjadi pada tahun kesepuluh kenabian, yaitu sekitar tahun 619 Masehi. Peristiwa ini terjadi ketika istri pertama Nabi Muhammad, Siti Khadijah, dan pamannya, Abu Thalib, wafat.

Allah Mengingat Nabi Muhammad Janganlah ketergantungan sama makhluk, *CUKUPLAH BERGANTUNG SAMA ALLAH*

Allah Sebaik-baik Tempat Bersandar, Hasbunallah Wanikmal Wakil dan Ada 36 Ayat Alquran Bermakna Sama.

Kalimat "Hasbunallah wa ni'mal wakil (cukuplah Allah sebagai penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik tempat bersandar)." (QS Ali Imran [3]: Ayat 173)

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Q.S Al-Ikhlas [112] : 2

2. *KESADARAN DARI MENGENAL DIRI*

Dalam perjalanan ISRO Mi'ROJ, posisi Nabi Muhammad sebagai *PENGENALAN DIRI SEBAGAI HAMBA* Pengabdian Pelayanan kepada Allah. 

Dengan mengenal akan diri sendiri sebagai Hamba maka Akan Mengenal Allah,  Karena itu *ALLAH LAH YANG MEMPERJALANKAN NABI MUHAMMAD ISRO MI'ROJ, BUKAN NABI MUHAMMAD YANG BERJALAN ISRO MI'ROJ*

Seseorang mengenal Allah, dia akan mengetahui dirinya sendiri. Dia pun tahu akan ke arah mana harus berjalan dan memperbaiki keadaannya. Sebaliknya, ketika seseorang tidak mengenal Allah, dia tidak akan tahu tentang dirinya sendiri. Demikian juga kebalikannya Man ‘Arafa Nafsahu, Faqad Arafa Rabbahu. “Siapa yang mengenal dirinya, akan mengenal Rabb-nya”, mengenal dan memahami tujuan penciptaannya”. Dan tidaklah Aku telah menciptakan jin dan manusia, kecuali untuk mengabdi kepada-Ku. – Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 56.

3. *KESADARAN DARI BAHAGIAN DARI HARMONISASI ALAM SEMESTA*

Dengan peristiwa ISRO MI'ROJ, Menembus Batas batas langit *ALAM SEMESTA* Sampai langit ke 7, Secara tidak langsung Allah Memberitahukan kepada Nabi Muhahammad, Bahwa Manusia adalah *BAHAGIAN YANG SALING TERKAIT, TERHUBUNG DAN TERSISTEMATIS SUNATULLAH MENJADI HARMONISASI KESEIMBANGAN ALAM SEMESTA YANG RAHMATAN LIL'ALAMIN*

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى الْاَلْبَابِۙ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
Q.S Ali 'Imran [3] : 190

الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
Q.S Ali 'Imran [3] : 191

4. *KESADARAN SELALU MEMBERSIHKAN ❤💞*

Salah satu peristiwa penting ISRO MI'ROJ Adalah adanya *PEMBELAHAN DADA ROSULULLAH UNTUK DIBERSIHKAN HATINYA*

Dalam riwayat lain disebutkan suatu malam atap rumah Nabi terbuka, kemudian Jibril turun membelah dada Beliau sampai di bawah perut Beliau, lalu Jibril berkata kepada Mikail: "Datangkan kepadaku nampan dengan air Zamzam agar aku bersihkan hatinya dan aku lapangkan dadanya."

Berarti Allah memberikan Isyarat Kepada Ummat Islam, Agar selalu *MEMBERSIHKAN, JIWA, QOLBU DAN HATI* Agar dapat merasakan kehadiran Allah, Hingga hadir *KEIMANAN, KEYAKINAN DAN KETENANGAN* Pada diri manusia.

اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: “إِنَّ الله لا يَنْظُرُ إِلى أَجْسامِكْم، وَلا إِلى
صُوَرِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وأعمالكم‏”‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏

Dari Abu Hurairah, yaitu Abdur Rahman bin Shakhr _radhiyallahu ‘anhu_, beliau berkata katanya: Rasulullah (ﷺ) bersabda:
_”Sesungguhnya Allah Ta’ala itu tidak melihat kepada tubuh-tubuhmu, tidak pula kepada bentuk rupamu, tetapi Dia melihat kepada hati-hatimu sekalian.”_
(HR. Muslim no. 2564)

Firman Allah Ta’ala:

ﺑﻨﻴﺖ ﻓﻰ ﺟﻮﻑ ﺍﺑﻦ ﺍﺩﻡ ﻗﺼﺮﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻘﺼﺮ ﺻﺪﺭﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﺼﺪﺭ ﻗﻠﺒﺎ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﻓﺆﺍﺩﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻔﺆﺩ ﺷﻐﺎﻓﺎ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﺸﻐﺎﻑ ﻟﺒﺎ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻠﺐ ﺳﺮﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﺴﺮ ﺍﻧﺎ .

Artinya:

“Aku buatkan didalam rongga anak Adam satu mahligai, dan didalam mahligai itu ada DADA, dan didalam Dada itu ada HATI, dan didalam Hati itu ada FUAD, dan didalam Fuad itu ada SYAROFAN, dan didalam Syarofan itu ada LUBBAN, dan dalam Lubban itu ada RAHASIA, dalam Rahasia itu ANA.” (Hadis Qudsi).

5. *KESADARAN KITA PASTI KEMBALI KEPADA ALLAH*

ISRO MI'ROJ Mengingatkan Ummat Islam akan kembali kepada Allah, ada 3 Hal yang Kembali : 

1. Ruh dari Allah kembali kepada Allah. 
2. Jasad dari Tanah, kembali ke tanah kuburan
3. Amal sholeh amal salam, kembali ke manusia nya

Tidak semua manusia bisa kembali kepada Allah, bahkan menolak dan menentang Nya. 

Orang yang bisa kembali kepada Allah adalah :
1. Yang tau asal usul dirinya
2. Tau jalanya
3. Punya alamatnya
4. Ada kendaraannya
5. Bawa bekal
6. Jangan bawa beban yang berat.

اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ ۝١٥٦
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali).

6. *KESADARAN PENTINGNYA PERINTAH SHOLAT*

Dalam peristiwa ISRO MI'ROJ, Ada suatu Perintah yang Sangat *PENTING* Yaitu *PERINTAH SHOLAT*, Sangking Penting nya, Nabi Muhammad Langsung bertemu dengan Allah SWT.

Pada awalnya, perintah Allah adalah menjalankan salat sebanyak 50 waktu dalam sehari. Namun, setiap kali Nabi Muhammad SAW turun, Nabi meminta pengurangan jumlah waktu salat karena jumlah tersebut terlalu besar.

Pada akhirnya, Nabi Muhammad SAW memohon keringanan kepada Allah hingga hanya menjalankan salat 5 waktu yang menjadi ibadah wajib bagi umat Islam.

Perintah salat 5 waktu tertulis dalam hadist HR Bukhari yang artinya:

“Lima waktu itu setara dengan lima puluh waktu. Tak akan lagi berubah keputusan-Ku”.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku kembali bertemu dengan Musa”. Ia menyarankan, “Kembalilah menemui Rabbmu”. Kujawab, “Aku malu pada Rabbku”.” (HR Bukhari).

أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلَاةُ فَإِنْ صَلَحَتْ” artinya “Perkara yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, maka seluruh amalnya pun baik”. 
Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, An-Nasai, At-Tirmidzi, dan Thabrani.

7. *KESADARAN MELIHAT ALLAH DENGAN MATA HATI*

Pada saat ISRO MI'ROJ Lah Nabi Muhammad SAW, dapat Melihat, dan menyaksikan Allah dengan *AINUL BASHIROH* Mata Hati❤ bahkan *HAKKUL BASHIROH*

bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya, "Apakah Anda melihat Tuhan Anda?" Jawab beliau:
رأيته بفؤادي، ولم أره بعين
"Aku melihat dengan mata hatiku dan tidak dengan mata kepalaku." (HR At-Thabari 27/46-47, dan Ibnu Abi Hatim: 18699. Muhammad bin Ka'ab Al-Quradzi tidak berjumpa dengan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam)

اَفَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَتَكُوْنَ لَهُمْ قُلُوْبٌ يَّعْقِلُوْنَ بِهَآ اَوْ اٰذَانٌ يَّسْمَعُوْنَ بِهَاۚ فَاِنَّهَا لَا تَعْمَى الْاَبْصَارُ وَلٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوْبُ الَّتِيْ فِى الصُّدُوْرِ
Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami, atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.
Q.S Al-Hajj [22] : 46

وَمَنْ كَانَ فِيْ هٰذِهٖٓ اَعْمٰى فَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ اَعْمٰى وَاَضَلُّ سَبِيْلًا
Dan barang siapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).
Q.S Al-Isra' [17] : 72

اَفَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰىهُ وَاَضَلَّهُ اللّٰهُ عَلٰى عِلْمٍ وَّخَتَمَ عَلٰى سَمْعِهٖ وَقَلْبِهٖ وَجَعَلَ عَلٰى بَصَرِهٖ غِشٰوَةًۗ فَمَنْ يَّهْدِيْهِ مِنْۢ بَعْدِ اللّٰهِۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan (mata) hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
Q.S Al-Jasiyah [45] : 23

Semoga kita dibukakan *MATA HATI* oleh Allah agar bisa membedakan  mana *TAAT DAN MAKSIAT* Amin ya Robbal A'lamin. 🙏❤️💛💚


Jakarta, 13 Pebruari 2025

PB. FORMULA


Tuan Guru Drs. DEDI HERMANTO
Ketum

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...