Selasa, 31 Agustus 2021

MENUJU PERJUMPAAN DENGAN ALLAH

TAHAPAN MENUJU PERJUMPAAN KEPADA ALLAH*

*1.* Mengetahui *JALAN YANG LURUS*

فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَاعْتَصَمُوْا بِهٖ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِيْ رَحْمَةٍ مِّنْهُ وَفَضْلٍۙ وَّيَهْدِيْهِمْ اِلَيْهِ صِرَاطًا مُّسْتَقِيْمًاۗ

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. *Dan menunjuki mereka kepada JALAN YANG LURUS (untuk sampai) kepada-Nya.*

Q.S An-Nisa' [4] : 175

*2.* Jangan *BAWA BEBAN BERAT & KOSONGKAN HATI dari DUNIA*

قُلْ اِنْ كَانَ اٰبَاۤؤُكُمْ وَاَبْنَاۤؤُكُمْ وَاِخْوَانُكُمْ وَاَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيْرَتُكُمْ وَاَمْوَالُ ِۨاقْتَرَفْتُمُوْهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ اَحَبَّ اِلَيْكُمْ مِّنَ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَجِهَادٍ فِيْ سَبِيْلِهٖ فَتَرَبَّصُوْا حَتّٰى يَأْتِيَ اللّٰهُ بِاَمْرِهٖۗ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفٰسِقِيْنَ

Katakanlah, "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah *lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya* dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Q.S At-Taubah [9] : 24

*3.* *ISI HATI dengan selalu *MELAKUKAN KEBAIKAN* dan menjadikan *KEBAIKAN  KEBIASAAN HIDUPNYA SEHARI HARI* 

يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ

Allah menganugerahkan hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al-Qur'an dan Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia *( KEBAIKAN )* yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).

Q.S Al-Baqarah [2] : 269


*4.* *Mencari *INFORMASI ILMU PENGETAHUAN Sebagai PETUNJUK atau KOMPAS*

قُلْ اٰمِنُوْا بِهٖٓ اَوْ لَا تُؤْمِنُوْاۗ اِنَّ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهٖٓ اِذَا يُتْلٰى عَلَيْهِمْ يَخِرُّوْنَ لِلْاَذْقَانِ سُجَّدًاۙ

Katakanlah, "Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi *PENGETAHUAN* sebelumnya apabila Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas wajah mereka sambil bersujud,

Q.S Al-Isra' [17] : 107


*5.* PERCAYA dan YAQIN  =
الَّذِيْنَ يَظُنُّوْنَ اَنَّهُمْ مُّلٰقُوْا رَبِّهِمْ وَاَنَّهُمْ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَ

(yaitu) orang-orang yang *MENYAKINI* bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.

Q.S Al-Baqarah [2] : 46


*6.*  *AMALKAN* =

اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْۗ وَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا

Jika kamu *berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri* dan jika kamu *berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri.* Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan wajah-wajahmu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

Q.S Al-Isra' [17] : 7

*7.* . *DAKWAH*

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِۗ وَلَوْ اٰمَنَ اَهْلُ الْكِتٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْۗ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ وَاَكْثَرُهُمُ الْفٰسِقُوْنَ

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, *menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar,* dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.

Q.S Ali 'Imran [3] : 110

*8.*  *IKLAS =* *BARU BELAJAR BERBUAT BAIK*

وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ

Padahal mereka *tidak diperintah kecuali agar menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus*, dan agar mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus.

Q.S Al-Bayyinah [98] : 5

*9*. *RIDHA*  = *UCAPAN DAN PERBUATAN BAIK,,SUDAH MENJADI KEBIASAAN KITA SEHARI HARI*

فَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ لِّلَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللّٰهِۙ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya, demikian (pula) kepada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari *KERIDHAAN*  Allah, dan mereka itulah orang-orang beruntung.

Q.S Ar-Rum [30] : 38


*10*.  *TAKWA = TERBUKANYA HIJAB / PEMBATAS YANG MENGALANGI ANTARA ALLAH DAN HAMBANYA*

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۗ اُكُلُهَا دَاۤىِٕمٌ وَّظِلُّهَاۗ تِلْكَ عُقْبَى الَّذِيْنَ اتَّقَوْاۙ وَّعُقْبَى الْكٰفِرِيْنَ النَّارُ

Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa ialah (seperti taman), mengalir sungai-sungai di dalamnya, buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang *BERTAKWA* , sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.

Q.S Ar-Ra'd [13] : 35

*SELAMAT BERJALAN, JALAN YANG PERNAH DITEMPUH. OLEH MUHAMMAD SAW, AHLI KELUARGANYA ,SAHABATNYA, DAN PARA ORANG SHOLEH. SEMOGA SELAMAT SAMPAI TUJUAN.*

Jakarta,5 April 2021

*YAYASAN NUUR ISLAMI*

Ust. Drs.DEDI HERMANTO*
Pucuk Pimpinan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...