KEMUNDURAN UMMAT ISLAM !!! =
1. Tidak merasa MEMILIKI Islam , acuh dan masa bodoh dengan Islam.
2. Kurang PENGHAYATAN dan PENGAMALAN, nilai nilai agama Islam.
3. Minder dan MALU, menunjukkan identitas dan JATI DIRI islam
4. Cinta kepada DUNIA yang berlebihan, hingga HIDUP di agama Islam bukanya MENGHIDUPKAN Syiar Nilai Agama Islam.
5. Masalah HARGA DIRI,menjadi masalah BESAR,,, sedangkan masalah ke IMANAN , MORAL dan AKHLAK masalah KECIL.
6. Ustadz, Ulama, Kiyai dan Habib nya, TERTIDUR dengan kesenangan dunia,( AMPLOF ,TERISI UANG dan PARCEL ),, sedangkan Ummatnya mati,,, BAGAIMANA MUNGKIN ORANG YANG TIDUR,,, MEMBANGUNKAN IMAN,,, UMMAT ISLAM YANG MATI,,, !!!!!
7. " DAN BERPEGANG TEGUHLAH TERHADAP TALI AGAMA ALLAH , DAN JANGAN BERCERAI BERAI," al-ayat,,,, ini ayat,,, TIDAK DIAMALKAN OLEH PARA PEMIMPIN UMMAT.
8. Barat dan Eropa MAJU DAN MAKMUR karena SEKULER = Memisahkan urusan agama dengan urusan dunia,,,,,,
,,,,,,,,,,,,,,sedangkan UMMAT ISLAM JUSTRU AKAN MENGALAMI KEMUNDURAN DAN KEHANCURAN,,,,, BILA URUSAN AGAMA DAN DUNIA DIPISAH,,,,,,, KARENA ISLAM MENGATUR DARI SELURUH SEGI KEHIDUPAN MANUSIA,,,,,, dari KEPEMERINTAHAN, EKONOMI, POLITIK, SOSIAL, KELUARGA, DAPUR SAMPAI KASUR,,,, !!!
======
ALLAH USSHOMAD,,,, ALLAH TEMPAT BERGANTUNG,,, al ayat.
tuan guru ; TIDAK ADA DALIL dan KETERANGAN,,,,,, dalam BERDAKWAH / SYIAR AGAMA ISLAM,,,, kita MENDAPATKAN UPAH / AMPLOF TERISI UANG,,,!!! ???
ustadz ; TAPI tuan,,,, mereka yang memberikkan,,, bukan kami yang meminta,,,, !!!!
tuan guru ; kalau begitu,,, slahkan diambil secukupnya,,, jangan berlebihan,,,,,, TAPI YANG LEBIH PENTING DARI ITU,,,,,,,, SANGGUPKAH,,, KALIAN HAIII,,,, PARA PENDAKWAH,,,UNTUK TIDAK KETERGANTUNGAN SAMA AMPLOF YANG TERISI UANG,,,, SANGAT DIPASTIKKAN KALIAN AKAN KETERGANTUNGAN DAN KECANDUAN,,,,, DAN SUSAH LAGI MENINGGALKAN KETERGANTUNGAN TERSEBUT,,,,,,,,,,,,,,,,
DOSA dari UMMAT karena ketergantungan / kecanduan dengan NARKHOBA,,, susah untuk dihilangkanya,,,,
sedangkan DOSA dari PENDAKWAH,,, karena KETERGANTUNGAN / KECANDUAN ,,,, UANG AMPLOF,,,, DALAM BERDAKWAH,,,,, susah untuk dihilangkan,,,,
bila sudah dapat AMPLOF,,,, JANGAN LAGI HARAP ,,PAHALA DISISI ALLAH,,,,
ustadz ; baiklah,,, tapi,,, BERDAKWAH,,, sudah menjadi USAHA dan PEKERJAAN kami,,,,, bagaimana dengan anak isteri kami,,, ???
tuan guru ; BERDAKWAH itu bukan PROFESI / PEKERJAAN,,,,, tetapi menjadi KEWAJIBAN,,, yang harus dilaksanakkan,,,,,,,, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga ,,,bekerja, berusaha atau berdagang,,,,,, " APABILA KITA TELAH SELESAI SHOLAT , MAKA BERTEBARANLAH ENGKAU DIMUKA BUMI INI UNTUK MENCARI REJEKI, YANG TELAH ALLAH TETAPKAN," al ayat
ustadz ; INSYA ALLAH , TUAN GURU,,, saya akan berusaha MENGHIDUPKAN AGAMA ISLAM,,, dengan DAKWAH sayaa,,,,,, TIDAK LAGI ,,, HIDUP DI AGAMA ISLAM,,,, untuk keperluan keluarga saya,,,, DO'AKAN sayya,,, GURU,,,
tuan guru ; AMIN,,, INSYA,,,ALLAH,,,,SEMOGA ALLAH MERAHMATI- mu
===================
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلا عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ
=
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam
(QS Asy Syu'araa' 178-180)
surat Al Furqaan ayat 57:
قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِلَّا مَنْ شَاءَ أَنْ يَتَّخِذَ إِلَىٰ رَبِّهِ سَبِيلًا
Katakanlah : "Aku (Muhammad) tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhan nya
==============
“Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) secara terang-terangan” (Qs. Yasin : 17).
“Ikutilah orang-orang yang tiada meminta balasan (upah) kepadamu ; dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk” (Qs. Yasin : 21).
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang beriman atas (potensi) diri dan harta mereka dengan (bayaran) al jannah (syurga). Mereka itu melaksanakan qital (wujud rumusan menejemen Islam) di jalan Allah, maka mereka unggul atau diungguli. (Qs. Attaubah :111).
==========
setiap orang yang menuntut ilmu, kemudian mengajarkan Al-Qur`an ataupun berdakwah, maka dia harus melakukannya semata-mata ikhlas karena Allah dan mengharapkan ganjaran dari Allah Subhanahu wa Ta'ala .
Tidak boleh ia mengharapkan sesuatu dari manusia baik berbentuk harta maupun yang lainnya. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللهِ,لاَيَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيْبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَالَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barangsiapa menuntut ilmu, yang seharusnya ia tuntut semata-mata mencari wajah Allah ‘ Azza wa Jalla , namun ternyata ia menuntutnya semata-mata mencari keuntungan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan aroma wanginya surga pada hari kiamat".
[Hadits shahih riwayat Abu Dawud, 3664; Ahmad, II/338; Ibnu Majah, 252; dan Hakim, I/85 dari sahabat Abu Hurairah. Hadits ini dishahihkan oleh Imam Hakim dan disetujui oleh Imam Adz Dzahabi].
==============
PENDAKWAH dan MUBALLIGH,,,,,,,,,,,,, seperti = GELAS MAHKOTA terbuat dari EMAS bertahtakan BUTIRAN INTAN dan PERMATA,,,,, sesuatu yang sangat MULIA disisi ALLAH,,,,,,,,,, TETAPI ,,,,, BILA,,,, GELAS INI DIGUNAKKAN UNTUK MENGAMBIL,,, air kotor,,, ALANGKAH RENDAH NILAINYA,,,,,, YAITU , " DUNIA " ( AMPLOF, TERISI UANG ),,,!!!
=============
para PENDAKWAH, dan MUBALLIGH,,,, sudah banyak yang jadi HARIMAU, SIRKUS,,,, jadi TONTONAN,,,,, BUKAN LAGI MENJADI TUNTUNAN UMMAT, KURANG BERWIBAWA, KHARISMA dan jadi PANUTAN,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar