Rabu, 19 April 2023

GELAS IDUL FITRI

*🍵GELAS IDUL FITRI*

Assalamu'alaikum wr. wb. 

Puji dan puja hanya bagi Allah, Sholawat serta salam tercurah Kepada Baginda Muhammad SAW. 

Sebagaimana diketahui, idul fitri terdiri dari dua kata, yakni id dan al-fithri. Kata yang pertama, id, dapat diartikan kembali, *sedangkan al-fithri memiliki arti kesucian, yang terkandung didalam KESUCIAN ADA, KEBENARAN, KEBAIKAN DAN KEINDAHAN* Sebagai bentuk kembali kepada kesucian. 

Karena setiap manusia terlahir *SUCI* bersih tanpa dosa dan Noda, dan tidak ada dosa warisan, tidak ada anak Haram walau terlahir dari orang tua penzina. 

Berikut haditsnya yang diceritakan Abu Hurairah RA:
كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ
Artinya: "Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah (suci). Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Majusi, atau Nasrani." (HR Bukhari dan Muslim).

Sebagai perumpamaan, jadi anak itu seperti *GELAS* 🍵. 

Misal kita ada acara pesta hajatan, kekurangan Gelas, maka kita akan meminjam kepada tetangga Gelas, dan *KEMBALINYA GELAS TERSEBUT 3 KONDISI*:

1. *KONDISI PERTAMA.*
Gelas akan kembali kepada *PEMILIK GELAS* Dalam keadaan sudah kita bersihkan, tidak kotor. Itulah *KEMBALINYA ORANG YANG SHOLEH DAN BERIMAN PADA ALLAH*
وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۗ كُلَّمَا رُزِقُوْا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِّزْقًاۙ قَالُوْا هٰذَا الَّذِيْ رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَاُتُوْا بِهٖ مُتَشَابِهًاۗ وَلَهُمْ فِيْهَآ اَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَّهُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang *BERIMAN* dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan, "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa, dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.
Q.S Al-Baqarah [2] : 25

2. *KONDISI KEDUA*
Gelas akan kembali kepada *PEMILIK GELAS* Dalam keadaan *TIDAK BERSIH dan KOTOR* 
Itulah *KEMBALINYA ORANG ORANG YANG PENUH DOSA DAN MAKSIAT*
Mereka akan *DICUCI BERSIH DALAM NERAKA, KEMUDIAN DIMASUKKAN KEMBALI KEDALAM SURGA* Lama pencucian dalam NERAKA tergantung seberapa besar *NODA DAN MAKSIAT*
مَنِ اهْتَدٰى فَاِنَّمَا يَهْتَدِيْ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ ضَلَّ فَاِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَاۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰىۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِيْنَ حَتّٰى نَبْعَثَ رَسُوْلًا
Barang siapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang siapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang *BERDOSA* tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.
Q.S Al-Isra' [17] : 15

3. *KONDISI KE TIGA*
Gelas kembali kepada *PEMILIK GELAS* dalam keadaan *RETAK BAHKAN PECAH* 
Mereka inilah yang *KEMBALI KEPADA ALLAH* dalam keadaan *MUSRIK DAN KAFIR* ini gelas akan masuk *BAK SAMPAH NERAKA SELAMANYA, TIDAK AKAN MASUK SURGA* Karena tidak mungkin bisa di bersih kan lagi, sudah *PECAH HANCUR BERANTAKAN* Tidak mungkin kembali ditaruh di Lemari Surga. 
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
*Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa SYIRIK*, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
Q.S An-Nisa' [4] : 48.

Semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan puasa 1444 / 2023, dan kembali bersih baik lahir maupun bathin, Amin. 

Jakarta, 19 April 2023.

PB. FORMULA

*Tg. Drs. Dedi Hermanto*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...