*TAKUT*
Takut adalah salah satu jenis emosi manusia yang paling dasar dan kuat. Emosi ini bisa sangat melumpukan, tetapi juga berperan penting dalam kelangsungan hidup manusia. Faktanya, ketakutan dibutuhkan untuk melindungi setiap orang. Perasaan ini membuat Anda waspada terhadap situasi yang dianggap bahaya dan mempersiapkan Anda untuk menghadapinya.
Respon fight-or-flight inilah yang berperan untuk melindungi atau menyelamatkan Anda jika ada ancaman atau bahaya yang nyata. Anda mungkin akan bersiap untuk melawan bahaya yang membuat Anda takut (fight) atau melarikan diri dari ancaman tersebut (flight).
Jadi *TAKUT* adalah sesuatu ancaman yang kita sendiri sangat *MENGETAHUI, FAHAM serta MEYAKINI, kepastian ancaman tersebut, hingga kita sangat BERHATI HATI* sekali dalam *BERUCAP dan BERBUAT yang SALAH*
Semisal bila kita sedang Calon Perwira *PELATIHAN dan PENDIDIKAN KEMILITERAN* tentu kita Tahu persis Ancaman apabila kita tidak menuruti aturan perintah dan larangan selama DIKLAT, bisa bisa kita *TIDAK LULUS*.
Jadi *KETAKUTAN kita SEMATA-MATA ingin berbuat YANG TERBAIK*
Sedangkan *KUWATIR* Adalah suatu Ketakutan yang belum dipastikan dampak dan akibatnya.
Rasa *TAKUT* Itu tidak ada pada *DUA TEMPAT* bila kita sudah TAKUT akan MAHA BESAR ALLAH dengan KEKUASAANNYA di DUNIA, Maka di AKHIRAT AMAN, tetapi Bila DI DUNIA sudah, Cuek dan masa bodoh sama PERINTAH ALLAH maka di AKHIRAT AKAN SANGAT KETAKUTAN.
*Ada Lima Level Ketakutan* :
1. Kita *TAKUT MASUK NERAKA*
Ini adalah ketakutan yang manusiawi, *pada umumnya AHLI IBADAH*, Agar terhindar dari siksa api neraka.
قُلْ اِنِّيْٓ اَخَافُ اِنْ عَصَيْتُ رَبِّيْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
Katakanlah, "Sesungguhnya aku *Takut akan azab hari yang besar (hari Kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku.*"
Q.S Al-An'am [6] : 15
2. Kita *TAKUT BERPALING Pada Allah.*
Ini adalah suatu ketakutanya Dari para *AHLI ORANG ALIM, SHOLEH dan WALI ALLAH*
اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ
Sesungguhnya yang *TAKUT* kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah *ULAMA*. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
Q.S Fathir [35] : 28
اِنَّ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ
Sesungguhnya orang-orang yang *TAKUT kepada Tuhannya yang tidak nampak* oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
Q.S Al-Mulk [67] : 12
Mereka *HANYA MENGHARAP RIDHO ALLAH, SETIAP IBADAHNYA, BUKAN KARENA NERAKA ATAU SYURGA*
Jadi rasa takut yang Allah berikan pada mereka, *JUSTRU MENGGIRING DAN MENUNTUNYA UNTUK MENCARI ILMU PENGETAHUAN AGAMA*
Yunus ayat 62 dan 63
62. أَلَآ إِنَّ أَوْلِيَآءَ ٱللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
63. ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَكَانُوا۟ يَتَّقُونَ
62. Ingatlah, sesungguhnya *WALI - WALI* Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
63. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa
3. Kita *TAKUT* Justru *ALLAH yang BERPALING terhadap DIRINYA.*
Ini adalah suatu bentuk ciri dari KETAKUTANNYA dari *NABI dan ROSUL*
فَفَرَرْتُ مِنْكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِيْ رَبِّيْ حُكْمًا وَّجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ
Lalu aku lari meninggalkan kamu *ketika aku TAKUT kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara ROSUL - ROSUL.*
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 21
4. Kita *TAKUT* Kepada *MANUSIA dan MAHLUK*
اِنَّمَا ذٰلِكُمُ الشَّيْطٰنُ يُخَوِّفُ اَوْلِيَاۤءَهٗۖ فَلَا تَخَافُوْهُمْ وَخَافُوْنِ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu *janganlah kamu takut kepada mereka*, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
Q.S Ali 'Imran [3] : 175
5. Kita justru *TIDAK ADA RASA TAKUT SAMA SEKALI KEPADA ALLAH* bahkan menjadi Penentang dan Musuh Allah.
اَوَلَمْ يَرَ الْاِنْسَانُ اَنَّا خَلَقْنٰهُ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi *PENANTANG YANG NYATA.* !
Q.S Ya Sin [36] : 77
Jadi ternyata banyak Ummat islam yang Menganggap Hal *biasa, sepele, kecil masalah,* *ANCAMAN SIKSA ALLAH, Baik SIKSA KUBUR maupun SIKSA API NERAKA* sehingga mereka *Mudah sekali berbuat, DOSA, MAKSIAT dan MUSRIK*
Padahal *umur MATI lebih Lama dari umur HIDUP*
Kubur adalah Awal *KENIKMATAN atau KESENGSARAAN,* yang terus menerus kita Terima Dan akan menjadi penyesalan, yang tidak berguna,
وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اتَّقُوْا مَا بَيْنَ اَيْدِيْكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Dan apabila dikatakan kepada mereka, " *TAKUTLAH* kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang agar kamu mendapat rahmat," (niscaya mereka berpaling).
Q.S Ya Sin [36] : 45
قَالُوْا يٰوَيْلَنَا مَنْۢ بَعَثَنَا مِنْ مَّرْقَدِنَا ۜهٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُوْنَ
Mereka berkata, " *ADUHAI CELAKALAH KAMI !* Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?" Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul(Nya).
Q.S Ya Sin [36] : 52
Dan tidak sedikit dari manusia, justru menantang segera Kiamat hari Pembalasan :
وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Dan mereka berkata, "Kapankah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?"
Q.S Ya Sin [36] : 48.
Demikianlah semoga *RASA TAKUT* di Dunia ini, juntrungannya *TAMBAH MENGENAL ALLAH LEBIH DEKAT dan CINTA,* sehingga kita *HAUS AKAN MENCARI MENUNTUT ILMU*
Benar dari Allah, salah dari Saya sendiri, kurang akan ilmu, semoga ada *HIKMAH dan MANFAAT* Amin.
Jakarta, 12 September 2023
*PB. FORMULA*
Tg. Drs. Dedi Hermanto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar