*IDENTITAS*
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Identitas adalah sesuatu *JATI DIRI MANUSIA SESUNGGUHNYA YANG SANGAT MUTLAK, TIDAK BOLEH HILANG, DAN TERUS DIJAGA HINGGA AKHIR KEHIDUPAN*
Dan Allah, Telah Memberitahukan, Menginformasikan, dan memberikan *KESAKSIAN IDENTITAS* Kepada calon manusia yang akan lahir ke Dunia, pada saat di Alam Arwah, Dalam firman Allah ;
وَاِذْ اَخَذَ رَبُّكَ مِنْۢ بَنِيْٓ اٰدَمَ مِنْ ظُهُوْرِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَاَشْهَدَهُمْ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْۚ اَلَسْتُ بِرَبِّكُمْۗ قَالُوْا بَلٰىۛ شَهِدْنَاۛ اَنْ تَقُوْلُوْا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنْ هٰذَا غٰفِلِيْنَۙ
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan *Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), "Bukankah Aku ini Tuhanmu?*" Mereka menjawab, *"Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.*" (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan),"
Q.S Al-A'raf [7] : 172
Jadi Allah telah *MENDOWNLOAD SOFTWARE IMAN, TAUHID DAN MAKRIFATULLAH* Kepada calon manusia. lahir ke Dunia.
Jadi Tidak ada alasan Manusia untuk Tidak mengenal Allah. Inilah *IDENTITAS IMAN*
*JATI DIRI IDENTITAS SELANJUTNYA ADALAH AGAMA ISLAM* Sebagai mana Allah berfirman ;
اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ فَمَنِ اضْطُرَّ فِيْ مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّاِثْمٍۙ فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
," Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah *Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu*. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Q.S Al-Ma'idah [5] : 3
Jadi *TIDAK MUNGKIN KITA MENGHILANGKAN IDENTITAS KITA BERUPA : NIKMAT ISLAM DAN IMAN.*
Dan yang paling penting Nikmat Islam dan Iman yang Allah berikan kepada Ummat Islam, Janganlah kita *MERASA PALING BENAR, DAN YANG LAIN SALAH*
Karena Iblis saja merasa *PALING BENAR* Sudah Allah Usir dari Surga, Sebagaimana Firman :
قَالَ مَا مَنَعَكَ اَلَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَۗ قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ
Allah berfirman, "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?" Menjawab Iblis, *"Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah."*
Q.S Al-A'raf [7] : 12
Dan *IDENTITAS UMMAT ISLAM, BERUPA IMAN DAN ISLAM INI, HARUS TETAP TERJAGA SAMPAI AKHIR KEHIDUPAN.*
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan *janganlah sekali-kali kamu MATI melainkan dalam keadaan beragama ISLAM.*
Q.S Ali 'Imran [3] : 102.
Jadi mana mungkin Ummat Islam yang terbesar ini *MESTI KEHILANGAN IDENTITAS* Di bumi Nusantara ini.
Dan yang sangat Aneh, *APABILA ADA MANUSIA YANG TIDAK MEMPUNYAI IDENTITAS YANG BENAR!?!?*
Apabila ada pernyataan dari para Pemimpin dan pejabat bahwa, *" Saya Presiden, Menteri, Kapolri atau Pejabat, yang kebetulan beragama Islam* ini suatu pernyataan yang salah.
Kenapa agama Islam hanya *Kebetulan*???.
Yang benar adalah, *" SAYA INI BERAGAMA ISLAM, YANG KEBETULAN MENDAPAT AMANAH KEPERCAYAAN JADI PRESIDEN, MENTERI, PEJABAT* Ini yang Benar. *(Jadi Jabatan cuma sesaat dan kebetulan)*
Kenapa mesti Malu akan *Identitas islam* Kita mesti *TOTAL DALAM BERAGAMA ISLAM*
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةًۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
Hai orang-orang yang beriman, *masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan,(TOTAL)* dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
Q.S Al-Baqarah [2] : 208
Jadi apabila ada pihak pihak merasa malu, dan pobia dengan islam, dipastikan mereka itu temannya Syetan, *KARENA HANYA SYETANLAH YANG TIDAK SUKA, APABILA NIKMAT IMAN DAN ISLAM KITA NAIK.*
Yang benar dari Allah, yang salah dan banyak Dosa saya sendiri.
Semoga ada Manfaat nya, Amin.
Jakarta, 5 November 2022.
MAJELIS NUUR ISLAMI
TG. DRS. DEDI HERMANTO.
PIMPINAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar