Kamis, 03 November 2022

KARAKTER SESEORANG MUSLIM

*KARAKTER SEORANG MUSLIM*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

1.*KESEDERHANAAN*
RENDAH HATI dan KESEDERHANAAN

Allah Ta’ala mencintai hamba-hamba-Nya yang tawadhu’, rendah hati dan tidak sombong. Orang tawadhu’ memiliki derajat tinggi di sisi Allah Ta’ala.
“Tidaklah seseorang tawadhu’ karena Allah kecuali Allah Azza wa Jalla mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)

Menurut Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim, hadits tersebut mempunyai dua makna:
Pertama, Allah SWT akan meninggikan derajat orang tawadhu’ di dunia dan mengokohkan sifat tawadhu’nya dalam hati sehingga Allah mengangkat derajatnya di mata manusia.
Kedua, pahala di akhirat, yakni Allah SWT akan mengangkat derajatnya di akhirat disebabkan tawadhu’nya di dunia.
Sebagaimana akhlak mulia lainnya, sifat tawadhu’ akan mendatangkan rasa cinta, persaudaraan, dan menghilangkan kebencian di antara manusia.
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mewahyukan kepadaku (Muhammad) agar kalian bersikap tawadhu’, hingga tidak ada seorang pun yang membanggakan dirinya atas orang lain dan tidak ada lagi orang yang menyakiti atas orang lain.” (HR. Muslim).

*Lawan sifat tawadhu adalah SOMBONG, congkak, atau takabur.* Allah SWT membenci orang yang sombong, seperti memalingkan muka kepada manusia karena merasa “hebat”.
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman [31]: 18).

Ibnu Abbas r.a. berkata tentang ayat di atas, “Yaitu janganlah kamu sombong, sehingga membawa kalian merendahkan hamba Allah dan berpaling dari mereka jika mereka berbicara kepadamu.” [Fathul Qodir]

“Dan hamba-hamba Allah yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.” (QS. Al-Furqon [25]: 63).

وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۚ اِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْاَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُوْلًا
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.
Q.S Al-Isra' [17] : 37

حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ الْأَغَرِّ أَبِي مُسْلِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ سُبْحَانَهُ الْكِبْرِيَاءُ رِدَائِي وَالْعَظَمَةُ إِزَارِي مَنْ نَازَعَنِي وَاحِدًا مِنْهُمَا أَلْقَيْتُهُ فِي جَهَنَّمَ

Telah menceritakan kepada kami Hannad bin As Sari telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash dari 'Atha bin As Saib dari Al Aghar Abu Muslim dari Abu Hurairah dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Subhanahu berfirman: 'Kesombongan adalah pakaian-Ku, dan kebesaran adalah selendang-Ku, siapa saja yang mencabut salah satu dari keduanya dari-Ku, maka akan Aku lemparkan ia ke neraka Jahannam."

*RENDAH HATI* 
sifat bijak yang selalu memposisikanya sama,tidak lebih baik, pintar dan mulia dari orang lain, dan senantiasa menghormati dan melayani orang lain apapun keadaanya,,,

*RENDAH DIRI* 
sifat orang bodoh yang selalu menganggap dirinya lebih rendah dari orang lain, setiap saat selalu , minder, sukar bergaul, malu, pesimis dan tidak percaya diri, serta ketakutan yang berlebihan. 

*RENDAH HATI* kemuliaan akan timbul, tapi bila *RENDAH DIRI*, kehinaan yang akan muncul. 

*RENDAH HATI* orang yang selalu disegani dan dicintai. 

*RENDAHKANLAH* dirimu,sebelum orang lain merendahkanmu,

*RENDAH HATI* 
tidak pernah merasa lebih PINTAR dan LEBIH BENAR DARI ORANG LAIN cenderung BERBEDA, bukanya BERDEBAT, lebih suka BERBUAT dari pada BERBICARA

2. *QONA'AH / CUKUP*

Orang yang qanaah adalah orang yang tidak boros dan tidak pula kikir. Hal ini dijelaskan Allah dalam firman-Nya:

وَالَّذِيْنَ إِذَآ أَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذَالِكَ قَوَامَا
Artinya: “Dan mereka yang apabila memberi nafkah belanja (sedekah) tidak memboros dan tidak kikir maka pertengahan antara kedua sifat itu.” (Q.S. al-Furqan: 67).

*FUNGSI QONA'AH / CUKUP.* 

1. sebagai *STABILISATOR*, senantiasa merasa TENTRAM, DAMAI dan TENANG, dapat mengendalikkan EMOSI, serta LAPANG DADA. 

Kekayaan dan kemiskinan, tergantung KEPUASAN HATI, ,,,, BUKANYA DARI MENUMPUKNYA HARTA YANG BANYAK,

2. Sebagai *DINAMINISATOR* senantiasa sebagai *ENERGI PENDORONG* untuk meraih *KESUKSESAN dan KEBERHASILAN*

*SIFAT KARAKTER, PRIBADI dan JATI DIRI* seorang muslim, agar tidak jatuh pada *KEPUTUSASAAN dan KESERAKAHAN*. 

*Menerima apa adanya, berserah diri pada ALLAH , setelah berusaha semaksimal mungkin, dan berdo'a.*

3. *BERSYUKUR.*

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Q.S Al-Baqarah [2] : 152

PENGEMIS !

pengemis ;" Whaahhk,, ini rumah besar amat yaa,,baguss,,lagi,pasti yang punya ORANG KAYA,,,", kebetulan ada yang punya rumah,, " Tuan,,tuann,,, saya minta rejekinya tuannn,karena sa saa saya belum makan tuannn,,", !

orang kaya ; " Ma'af,",Tidak ada, lain kali saja,,",!!!

pengemis, ; " kaloo gitu,tolong minta minum dehk, awuss nih,,pak,,", !!!

Orang kaya ; " Yackhh ella,,nihh orang repot amatt,nggak,nggak ada,saya lagi sibukk,,nikh, bisniss,,," udah lain kaliii aja,,, !!!,

pengemis ; " Masya ALLAH,rumah sebesar gini bagus dan mewah,NASI sama AIR PUTIH,,aja kagak,adaaach !!!"",,,,,,,,,,,, Tuan,,,tuannn,,,""!!

orang kaya ; " Adda ,,,appa lagiii,,"!!

pengemis ; " mendingan Tuan sama saya,,,NGEMIS BARENG,,YUKH,,", ( SAMBIL LANGSUNG KABUR,,)

*BANYAK ORANG KAYA, YANG TIDAK BISA BERPERAN DAN BERKARAKTER JADI ORANG KAYA,!!! 

kesenangan dan kebahagiaan belum tentu, membuat orang dapat *BERSYUKUR*, tetapi dengan berSYUKUR, orang akan merasakan *KESENANGAN DAN BAHAGIA*

4. *BERSABAR*

*Diawali dengan *KESULITTAN* dan dijalankan dengan *KESABARAN* diakhiri dengan *KEMUDAHAN* dan *KESUKSESAN*.

وَالَّذِيْنَ صَبَرُوا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً وَّيَدْرَءُوْنَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِۙ
Dan orang-orang yang *SABAR* karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),
Q.S Ar-Ra'd [13] : 22

Sifat *SABAR*, hanya diberikkan kepada manusia,untuk menahan dan mengendalikkan hawa nafsu, sedangkan bagi HEWAN,hawa nafsu untuk disalurkan dan dituntaskan,tidak diberi sifat SABAR,,

*KESABARAN* bukan karena keterpaksaan *SABAR* karena kerelaan dan keiklasan. 

*Penyakit kehidupan adalah *KESULITAN* Obatnya adalah *KESABARAN*

Sifat *SABAR,* hanya diberikkan kepada manusia, untuk *menahan dan mengendalikkan hawa nafsu* sedangkan bagi *HEWAN* hawa nafsu untuk disalurkan dan dituntaskan!,

Semoga ada manfaat nya amin. 

Jakarta, 4 November 2024

*MAJELIS NUUR ISLAMI*


Tg. Drs. Dedi Hermanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...