Senin, 25 November 2024

DASAR AGAMA ISLAM

DASAR POKOK KEHIDUPAN AJARAN AGAMA ISLAM*

Assalamualaikum wr.wb.

1. *ISLAM = DENGAN AGAMA ISLAM HIDUP MANUSIA AKAN SELAMAT, TIDAK KWATIR DAN SEDIH,HIDUP DI DUNIA*

]  بَلٰى مَنْ اَسْلَمَ وَجْهَهٗ لِلّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهٗٓ اَجْرُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖۖ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ


(Tidak demikian) bahkan barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Q.S Al-Baqarah [2] : 112

2. *ALQUR'AN = PEDOMAN KEHIDUPAN MANUSIA*

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَۛ فِيْهِۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ


Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

Q.S Al-Baqarah [2] : 2

3. *IBADAH = TUGAS HIDUP MANUSIA*

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ


Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka mengabdi kepada-Ku.

Q.S Az-Zariyat [51] : 56

4. *RIDHO ALLAH = SEBAGAI TUJUAN HIDUP MANUSIA*

قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Katakanlah, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

Q.S Al-An'am [6] : 162

5. *MUHAMMAD ROSULULLOH = TELADAN CONTOH DARI KEHIDUPAN MANUSIA*

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Q.S Al-Ahzab [33] : 21

6  *SAUDARA = ORANG BERIMAN ITU HIDUP PENUH PERSAUDARAAN,SATU TUBUH*

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, agar kamu mendapat rahmat.

Q.S Al-Hujurat [49] : 10

7. *IBLIS SYETAN = ADALAH MUSUH HIDUP MANUSIA YANG NYATA*

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةًۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

8. *TAQWA = ADALAH PUCAK SUKSES DARI KEHIDUPAN MANUSIA* bukanya Harta,Tahta ,mahkota dan jabatan kita SUKSES

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.

Q.S Ali 'Imran [3] : 102

9. *DAKWAH = FUNGSI HIDUP MANUSIA, MENGAJAK KEBAIKAN CEGAH KEMUNGKARAN*

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung.

Q.S Ali 'Imran [3] : 104

#HAFALKAN
#TAU ARTINYA
#AMALKAN

BILA TERASA MANFAAT,JANGAN BERHENTI DI HP ANDA AGAR MENJADI,AMALAN JARIAH TERSAMBUNG SAMPAI AKHIR HAYAT AMIN YAROBBAL ALAMIN,,,

JAKARTA 16 PEBRUARI 2021

MAJELIS NUUR ISLAMI


DRS.DEDI HERMANTO
PUCUK PIMPINAN

Minggu, 13 Oktober 2024

HATI ORANG BERIMAN, BAITULLAH

*KAJI DIRI MANUSIA*

I. *TUBUH + RUH = HAYAT/JIWA/NAFAS*

Tubuh Manusia Adam As. dari Tanah, Allah Tiupkan Bahagian Ruh Allah Masuk kedalam Tanah Kuburan Adam As. Hingga Ruh Menjadi Raja pada Diri Manusia, Malikinnas. 

فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ
Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya.”
Q.S Sad [38] : 72

II. *RUH* Adalah Raja Nya. 
Didalam RUH Ada :
1. Nur Allah ( Nama dan Sifat) 
2. Nur Muhammad Saw
Inilah *FITRAH MANUSIA*

III. Tempat Istana Kerajaan Adalah *HATI / QOLBUN SALIM* 

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَۙ
(yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 88

اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 89

ما وسعني لا سمائي ولا أرضي ولكن وسعني قلب عبدي المؤمن.
ma wasaeni la simayiy wala 'ardi walakina wasaeani qalb eabdi almumani
Langitku dan bumiku tidak mampu menampung Aku, namun hati hamba-Ku yang beriman mampu menampung Aku.

قلب المؤمن بيت الله تعالى.
qalb almumin bayt allah taealaa.
Hati orang beriman adalah rumah Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai *SEBAGAI PUSAT KEPEMERINTAHAN MENJALANKAN KEKHALIFAHAN YANG RAHMAT LIL'ALAMIN* DAMAI SEJAHTERA DI BUMI. 


IV. Panglima Kerajaan Adalah *AQAL*

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى الْاَلْبَابِۙ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat *tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal*,
Q.S Ali 'Imran [3] : 190

Panglima *AQAL* Di bantu Oleh Kepala Staff. 

1. Kepala Staff : *ILHAM, NALURI atau INSTING* 

Untuk Menyusun *TAKTIK STRATEGI KEMENANGAN* Di MABES. 

2. Kepala Staff : *PANCA INDERA* 

Sebagai Pasukan *BATALYON TEMPUR* di Medan Perang. 

 3. Kepala Staff *NAFSU MUTMA'IMNAH* 

Dalam Memerangi Musuh Kerajaan, dengan *PENUH KETENANGAN DAN KEDAMAIAN* Apapun situasi Kondisi Medan Pertempuran : *ANUGERAH atau MUSIBAH* *KESENANGAN atau KESEDIHAN*

VI. Musuh Kerajaan adalah : *SYETAN DARI BANGSA JIN DAN MANUSIA*

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًاۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah *musuh yang nyata bagimu.*
Q.S Al-Baqarah [2] : 168

Syetanpun Telah Merekrut dan Menyiapkan Pasukan yang Diambil dari Hawa Nafsu Juga, Dan Menyiapkan Beberapa Detasement Untuk Melawan *Nafsu MUTMA'IMNAH*. 

1. Detasement *NAFSU AMARAH* : Tugas nya Mengajak Manusia berbuat *KEJAHATAN DAN MAKSIAT*

2. Detasement *NAFSU LAWWAMAH* : Tugasnya Membuat Manusia *SELALU MENGELUH DAN MENYESALI PERBUATAN MAKSIAT*

3. Detasement *NAFSU MULHAMAH*: Tugasnya Membuat manusia Hidupnya Penuh dengan *KEBINGUNGAN KACAU BALAU BERANTAKAN* Kadang *TAAT* Kadang *MAKSIAT*

4. Detasement *NAFSU SAWWAMAH*, Tugasnya adalah *CIPTAKAN KONDISI DENGAN MENGHIASI PERBUATAN MAKSIAT, SEOLAH BAIK DAN INDAH* Kepada Manusia.

VII. Medan Pertempuran adalah : *DUNIA*

Siapakah Yang *DAPAT MEMENANGKAN MEDAN PERTEMPURAN*? Tergantung siapa Manusianya yang *MENDAPATKAN HIDAYAH dan TAUFIQ dari ALLAH*

Yang  Benar dari Allah Yang Salah dari yang Lemah ini.

Bila Allah Buka hati, Sejuk membacanya, Bila Allah Tutup Sesak di dada, 😁🙏

Jakarta, Jum'at 11 Oktober 2024.

PB. FORMULA

Tg. DRS. DEDI HERMANTO
Ketum

Jumat, 27 September 2024

KERAJAAN DIRI MAN

*KERAJAAN DIRI MANUSIA*

Diawali dengan masuknya *RUH* Masuk Tanah Kuburan *JASAD* Adam As, dan Bersemayam dalam *QOLBU*(HATI), 

*QOLBU* Sebagai *RAJA / PRESIDENT  PUSAT KEPEMERINTAHAN*
Untuk Menjalankan Kepemerintahan, ada Beberapa Pembantu Kerajaan *KEMENTERIAN DEPARTMENT/LEMBAGA*

1. KEMENTERIAN *NAFSU*: 

Sebagai Pembuat Program Perencanaan untuk *MENDORONG* Perencanaan Pembangunan yang *RAHMATAN LIL'ALAMIN*


2. KEMENTERIAN *AQAL*: 

Untuk mewujudkan Perencanaan Program yang sudah ditetapkan. 

Untuk Mewujudkan Rencana Program Kerja, *AQAL* Dibantu Beberapa Departemen :

A. *ILHAM / INSTING.*: 
Sebagai Naluri, untuk munculnya *IDE PEMIKIRAN*

B. *PANCA INDERA*:
Untuk Menerima Masukan Informasi dari Panca Indera, diantaranya *MATA dan TELINGA*

3. *KEMENKO IMAN*:
Kemenko *IMAN* Adalah *SEBAGAI KOORDINATOR PENGENDALI DARI KEBIJAKAN YANG DIAMBIL DARI, KEMENTERIAN *AQAL dan NAFSU*

4. *HIDAYAH / AGAMA*:
Sebagai *UNDANG UNDANG DASAR, PEDOMAN DARI JALANNYA RODA KEPEMERINTAHAN KERAJAAN*

5. *TAUFIK*:
Adalah *HAK ALLAH, siapa Raja yang *DISESATKAN DAN DISELAMATKAN*

Sedangkan *MUSUH ABADI* dari *KERAJAAN MANUSIA adalah IBLIS*


Jakarta, 28, September 2024

Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto
Ketum Formula

Minggu, 14 April 2024

ARAB KEMBALI ZAMAN JAHILIYYAH

*ARAB KEMBALI KE ZAMAN JAHILIYYAH*

Kedatangan Islam dan pembawanya, Muhammad S.A.W di tengah masyarakat *Bangsa Arab* sungguh merupakan suatu reformasi besar. Dalam suatu masyarakat yang *CENDERUNG MENGABAIKAN NILAI - NILAI KEMANUSIAAN* , Islam dengan al-Qur’an sebagai sumber utamanya mampu merubahnya dalam waktu yang relatif singkat. Sebelum Islam datang, masyarakat Arab merupakan komunitas yang mengabaikan atau mengingkari fitrah manusia. Peperangan yang terjadi antara suku dan kabilah yang berlangsung selama puluhan tahun, penguburan anakanak perempuan hidup-hidup, penyembahan kepada berhala, serta penindasan terhadap warga yang mempunyai status sosial rendah oleh para bangsawan merupakan bagian dari hidup mereka. Seolah-olah itu semua merupakan pandangan hidup mereka. Tidak itu saja, kegemaran mereka terhadap khamar, fanatisme kesukuan yang tinggi, dan penempatan kaum perempuan pada derajat yang rendah adalah cara hidup yang lazim dijumpai. Kondisi masyarakat yang demikian tentunya tidak dapat dikatakan sebagai masyarakat ideal mengingat hal-hal tersebut *tidak mencerminkan masyarakat yang beradab*. 

Sebelum datang Nabi Muhammad SAW, di antara kabilah dengan kabilah berperang. Bermusuh dan berebut tanah pengembalaan ternak atau berebut unta ternak itu sendiri. *Karena rebutan ini mereka saling membunuh maka timbullah perpecahan di antara suku dengan suku atau kabilah dengan kabilah*.

Nabi Muhammad SAW telah mempersatukan bangsa Arab dengan ajaran Agama Islam. Bangsa ini sebelum beliau diutus tak mengenal cinta kasih dan menyukai keributan.

*"Bangsa Arab ini telah beratus tahun tidak mengenal persatuan, karena tidak ada suatu cita untuk mempersatukan,*" tulis Prof Hamka dalam karyanya Tafsir Al-Azhar

Kemudian, Rosulullah Hadir ditengah Mereka, untuk Mengajarkan, *CINTA, KASIH, TOLONG MENOLONG, PERSAUDARAAN serta PERSATUAN*

sabda Nabi saw berikut:
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Orang-Orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuhnya ikut merasakan tidak bisa tidur dan panas (turut merasakan sakitnya)” Shahih Muslim 4685)

وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
Q.S Al-Ma'idah [5] : 2

Allah dan Rosul-Nya, Memberikan *NIKMAT YANG BESAR MENYATUKAN HATI MEREKA KEDALAM ISLAM, BUKAN BANGGA DENGAN SUKU BANGSA, KETURUNAN DAN HARTA*

وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْاۖ وَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَاۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu darinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.
Q.S Ali 'Imran [3] : 103

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

*“Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya”*.

Hari ini Kita menyaksikan Sendiri, *PENDERITAAN,PEMBUNUHAN, GENOSIDA WARGA PALESTINA*

GAZA, KOMPAS.TV -  Serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 lalu turut menimbulkan 72.889 korban luka.

Dalam kurun 24 jam terkini, operasi militer Israel membunuh sedikitnya 72 orang Palestina. 

Dan kita Masih sangat *TIDAK PERCAYA, BANGSA NEGARA ARAB, DIAM KENA SYETAN GAGU, TIDAK MEMBELA SAUDARANYA SESAMA MUSLIM TERANIANYA*

Dan Jelas sudah *PARA PEMIMPIN NEGARA-NEGARA BANGSA ARAB, KENA PENYAKIT WAHN, "CINTA DUNIA TAKUT MATI"*

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْت. ِ

"Hampir saja para umat (yang kafir dan sesat) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring. Kemudian seseorang bertanya, 'Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?' Rasulullah bersabda, "Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian 'Wahn'. Kemudian seseorang bertanya, 'Apa itu 'Wahn?' Rasulullah berkata, "Cinta dunia dan takut mati." (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Jakarta, Senin 15 April 2024

*PB. FORMULA*
(FORUM ULAMA DAN AKTIVIS ISLAM) 


TG. Drs. Dedi Hermanto
*Ketum*

Minggu, 17 Desember 2023

TAUBAT

*KEMBALI RUJUK*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Kembali Rujuk itulah kita kembali kepada Allah untuk berdamai, setelah kita Lari menghindar, menjauh, bahkan kita melawan dari Perintah Allah, hingga kita Kembali kepada Allah dengan *BERTAUBAT*, 

Kenapa Manusia Mudah sekali terjerumus *BERBUAT DOSA*, ada berapa hal yang menyebabkan manusia cenderung Berdosa :

1. *MANUSIA MAHLUK YANG LEMAH* Gampang tergoda dosa. 

يُرِيْدُ اللّٰهُ اَنْ يُّخَفِّفَ عَنْكُمْۚ وَخُلِقَ الْاِنْسَانُ ضَعِيْفًا
Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan *BERSIFAT LEMAH* .

Q.S An-Nisa' [4] : 28

2. *MANUSIA TEMPAT SALAH DAN LUPA*

pepatah bahasa Arab yang cukup Populer, 
ألإِنْسِانُ مَحَلُّ الخَّطَاء وَالنِّسْيَان
Artinya:
Manusia tempat salah dan lupa.

3. *IMAN MANUSIA KADANG NAIK KADANG TURUN*

Sahabat Abu ad-Darda` Uwaimir al-Anshaari rahimahullah berkata,
الإِيْمِانُ يَزْدَادُ وَ يَنْقُصُ
“Iman itu bertambah dan berkurang.”[18]

4. *SETIAP MANUSIA PASTI PUNYA DOSA DAN SALAH*

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ “Semua anak Adam melakukan kesalahan dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertaubat.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan ad-Darimi)

5. *MANUSIA PUNYA DUA KEPRIBADIAN*
Kadang Taqwa kadang Maksiat. 

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
Q.S Asy-Syams [91] : 8

6.*KECENDERUNGAN MENUHANKAN NAFSU*
Tinggal kita dapat Mengendalikan Hawa Nafsu atau tidak. 

اَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰىهُۗ اَفَاَنْتَ تَكُوْنُ عَلَيْهِ وَكِيْلًاۙ
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?
Q.S Al-Furqan [25] : 43

7. *ALLAH MENUGASKAN IBLIS UNTUK MENGUJI MANUSIA*

قَالَ فَبِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَۙ
Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
Q.S Al-A'raf [7] : 16

Jadi Dengan Mudah sekali manusia, terjerumus dalam melakukan Kesalahan dan Dosa, Maka *ALLAH SIAP UNTUK MENERIMA KEMBALINYA MANUSIA YANG PENUH DOSA, DENGAN BERGEMBIRA,CINTA DAN KASIH SAYANG*

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik Al Anshori, pembatu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اللَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ سَقَطَ عَلَى بَعِيرِهِ ، وَقَدْ أَضَلَّهُ فِى أَرْضِ فَلاَةٍ
“Sesungguhnya *Allah itu begitu bergembira dengan taubat hamba-Nya* melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang menemukan kembali untanya yang telah hilang di suatu tanah yang luas.” (HR. Bukhari no. 6309 dan Muslim no. 2747

Bahkan bagi yang dengan kembali segera bertaubat, *ALLAH SANGAT MENYUKAI DAN MENCINTAI HAMBA-NYA*

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
" Sesungguhnya *Allah menyukai orang-orang yang bertaubat* dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."
Q.S Al-Baqarah [2] : 222

*"BILA ALLAH MENGAMPUNI HAMBA-NYA, MAKA ALLAH MUDAHKAN HAMBA-NYA SEGERA BERTAUBAT"*

Segeralah bertaubat sebelum datang nya kematian, dan selalu ingat lah akan *PEMUTUS KENIKMATAN DAN KESENANGAN, YAITU KEMATIAN*

Maka Allah Menyediakan dan Membuka pintu *TAUBATAN NASUHA*.

Tahapan Taubatan Nasuha, 

1. Melakukan Sholat Taubat. 

2. Mengakui kesalahan dan Dosa yang kita ingat, sejak mulai Akil Balligh. 

3. Menyesalkan Perbuatan Dosa tersebut. 

4. Komitmen tidak akan Mengulangi lagi, Dosa yg pernah dilakukan. 

5. Siap Menjalankan perintah Allah, dan Menjauhi apa yang dilarang-Nya. 

Tanpa disadari Airmata mengalir dipipi, *InsyaAllah Dosa kita, Diterima dan diampuni Allah SWT,* Amin. 

*Ciri Taubat kita diterima* :

1. Mulai menjauhi Teman yang selalu mengajak maksiat. 

2. Menghindari Tempat tempat Maksiat. 

3. Mulai dekat dengan Orang orang yang Sholeh, Guru dan Ulama. 

4. Menjalankan Sholat dan ibadah lain dengan, *Senang, nyaman dan Ketenangan*

5. Apapun yang dilakukan dalam rangka *Selalu mencari RIDHO ALLAH*.

*Bagaimana bila kita *Menunda untuk Bertaubat?*

Bila kita Menunda untuk bertaubat, maka :

1. *Daya tahan Iman kita akan *SANGAT LEMAH, DALAM MENGHADAPI MASALAH, GODAAN ATAU UJIAN HIDUP*

2. *HATI MENJADI KERAS*

3. *MERASA NYAMAN BAHKAN CENDERUNG BANGGA DALAM MELAKUKAN KEMAKSIATAN*

4. Hilangnya *RASA EMPATI DAN KEPEDULIAN SOSIAL*

5. HATI JADI BUTA, HALAL HARAM SIKAT TERUS. 

*Tingkatkan Taubat*

1. *TAUBAT* : Dari Maksiat jadi Taat. 

2. *INABAH* : Dari Sekedar Ibadah Ingin Jadi lebih Khusyuk, Ketenangan dan Nyaman. 

3. *AUBAH* : Terus beribadah dan Berdzikir, baik Berdiri, Duduk dan Berbaring. 

Demikian lah, semoga ada *HIKMAH DAN MANFAAT* Amin. 

Benar dari Allah, salah dari saya Sendiri. 

Jakarta, 17 Desember 2023

PB. FORMULA. 


TG. DRS. DEDI HERMANTO

RUJUK SAMA ALLAH

*KEMBALI RUJUK*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Kembali Rujuk itulah kita kembali kepada Allah untuk berdamai, setelah kita Lari menghindar, menjauh, bahkan kita melawan dari Perintah Allah, hingga kita Kembali kepada Allah dengan *BERTAUBAT*, 

Kenapa Manusia Mudah sekali terjerumus *BERBUAT DOSA*, ada berapa hal yang menyebabkan manusia cenderung Berdosa :

1. *MANUSIA MAHLUK YANG LEMAH* Gampang tergoda dosa. 

يُرِيْدُ اللّٰهُ اَنْ يُّخَفِّفَ عَنْكُمْۚ وَخُلِقَ الْاِنْسَانُ ضَعِيْفًا
Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan *BERSIFAT LEMAH* .

Q.S An-Nisa' [4] : 28

2. *MANUSIA TEMPAT SALAH DAN LUPA*

pepatah bahasa Arab yang cukup Populer, 
ألإِنْسِانُ مَحَلُّ الخَّطَاء وَالنِّسْيَان
Artinya:
Manusia tempat salah dan lupa.

3. *IMAN MANUSIA KADANG NAIK KADANG TURUN*

Sahabat Abu ad-Darda` Uwaimir al-Anshaari rahimahullah berkata,
الإِيْمِانُ يَزْدَادُ وَ يَنْقُصُ
“Iman itu bertambah dan berkurang.”[18]

4. *SETIAP MANUSIA PASTI PUNYA DOSA DAN SALAH*

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ “Semua anak Adam melakukan kesalahan dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertaubat.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan ad-Darimi)

5. *MANUSIA PUNYA DUA KEPRIBADIAN*
Kadang Taqwa kadang Maksiat. 

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
Q.S Asy-Syams [91] : 8

6.*KECENDERUNGAN MENUHANKAN NAFSU*
Tinggal kita dapat Mengendalikan Hawa Nafsu atau tidak. 

اَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰىهُۗ اَفَاَنْتَ تَكُوْنُ عَلَيْهِ وَكِيْلًاۙ
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?
Q.S Al-Furqan [25] : 43

7. *ALLAH MENUGASKAN IBLIS UNTUK MENGUJI MANUSIA*

قَالَ فَبِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَۙ
Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
Q.S Al-A'raf [7] : 16

Jadi Dengan Mudah sekali manusia, terjerumus dalam melakukan Kesalahan dan Dosa, Maka *ALLAH SIAP UNTUK MENERIMA KEMBALINYA MANUSIA YANG PENUH DOSA, DENGAN BERGEMBIRA,CINTA DAN KASIH SAYANG*

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik Al Anshori, pembatu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اللَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ سَقَطَ عَلَى بَعِيرِهِ ، وَقَدْ أَضَلَّهُ فِى أَرْضِ فَلاَةٍ
“Sesungguhnya *Allah itu begitu bergembira dengan taubat hamba-Nya* melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang menemukan kembali untanya yang telah hilang di suatu tanah yang luas.” (HR. Bukhari no. 6309 dan Muslim no. 2747

Bahkan bagi yang dengan kembali segera bertaubat, *ALLAH SANGAT MENYUKAI DAN MENCINTAI HAMBA-NYA*

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
" Sesungguhnya *Allah menyukai orang-orang yang bertaubat* dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."
Q.S Al-Baqarah [2] : 222

*"BILA ALLAH MENGAMPUNI HAMBA-NYA, MAKA ALLAH MUDAHKAN HAMBA-NYA SEGERA BERTAUBAT"*

Segeralah bertaubat sebelum datang nya kematian, dan selalu ingat lah akan *PEMUTUS KENIKMATAN DAN KESENANGAN, YAITU KEMATIAN*

Maka Allah Menyediakan dan Membuka pintu *TAUBATAN NASUHA*.

Tahapan Taubatan Nasuha, 

1. Melakukan Sholat Taubat. 

2. Mengakui kesalahan dan Dosa yang kita ingat, sejak mulai Akil Balligh. 

3. Menyesalkan Perbuatan Dosa tersebut. 

4. Komitmen tidak akan Mengulangi lagi, Dosa yg pernah dilakukan. 

5. Siap Menjalankan perintah Allah, dan Menjauhi apa yang dilarang-Nya. 

Tanpa disadari Airmata mengalir dipipi, *InsyaAllah Dosa kita, Diterima dan diampuni Allah SWT,* Amin. 

*Ciri Taubat kita diterima* :

1. Mulai menjauhi Teman yang selalu mengajak maksiat. 

2. Menghindari Tempat tempat Maksiat. 

3. Mulai dekat dengan Orang orang yang Sholeh, Guru dan Ulama. 

4. Menjalankan Sholat dan ibadah lain dengan, *Senang, nyaman dan Ketenangan*

5. Apapun yang dilakukan dalam rangka *Selalu mencari RIDHO ALLAH*.

Demikian lah, semoga ada *HIKMAH DAN MANFAAT* Amin. 

Benar dari Allah, salah dari saya Sendiri. 

Jakarta, 17 Desember 2023

PB. FORMULA. 


TG. DRS. DEDI HERMANTO

Senin, 04 Desember 2023

INVESTASI

*Real BISNIS*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Apakah Rosulullah Miskin, ? Jawaban Iya Benar, tapi Setelah beliau Jadi Rosul umur 40, Hartanya Habis buat Berdakwah, sampai Wafatnya. Tapi dari umur 8 Beliau seorang Eksekutif Muda Berdagang ikut Pamannya, Sehingga Beliau bisa Menikahi Seorang Wanita Konglomerat di Kota Mekkah, Siti Khadijah. 

Mari kita Mulai Berbisnis atau Enterpreneur Wirausaha. 

1. *SURAT PERJANJIAN KERJA SAMA JUAL BELI, ( MOU ).* 

اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ بِاَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَۗ . 
Sesungguhnya Allah telah *MEMBELI* dari orang-orang mukmin, *DIRI* dan *HARTA* mereka dengan memberikan *SURGA* untuk mereka. 
Q.S At-Taubah [9] : 111

2. *TABEL PERHITUNGAN*

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَۙ
(yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki *TIDAK BERGUNA* (tidak bernilai ),
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 88

اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan *hati yang bersih.*"
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 89

A. Tidak Bernilai adalah Angka 0

B. Sedangkan yang Bernilai adalah Angka 1.

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah, "Dialah Allah, Yang Maha *Esa*. (Satu) 
Q.S Al-Ikhlas [112] : 1

Tabel Angka 0 adalah
1. Harta
2. Tahta
3. Jabatan
4. Wanita
5. Anak
6. Isteri

Tabel Angka 1 adalah *SHOLAT*

Jadi bila Sholat di depan dan didahulukan maka disitulah kita akan dapat *KESUKSESAN DAN KEUNTUNGAN*

Sholat dahulu 1, baru yang tidak ada Nilai 0 dibelakangnya, Harta, jadi *Nilai : 10*

Tapi bila mencari Harta didepan dahulukan berarti angka 0 didepan baru Sholat 1, *Jadi nilainya : 0,1* dari Sepuluh kita cuma dapat 1 Rumah.

3. *BENEFIT KEUNTUNGAN INVESTASI*

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
Perumpamaan ( *NAFKAH*  yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan *SATUBUTIR* benih yang menumbuhkan *TUJUH*  tangkai, pada setiap tangkai *SERATUS* biji. Allah *MELIPATGANDAKAN* (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Q.S Al-Baqarah [2] : 261

*RUMUS KEUNTUNGAN*
1 X 7 X 100 = 700

Jadi kalau kita Infak atau *INVESTASI* Rp. 1.000, x 7 x 100 = Rp. 700.000, Point Keuntungan. Dan Bahkan akan dilipatgandakan,

Itu Bila *INVESTASI*  Rp. 1.000, bagaimana bila Rp. 10.000, / 100.000 / 1.000.000, Silahkan dihitung sendiri Berapa *KEUNTUNGAN YANG SANGAT DAHSYAT DAN BERLIPAT LIPAT*.

Tetapi Keuntungan tersebut *TIDAK BISA DICAIRKAN SEMAUNYA KITA*

Tapi bisa *DICAIRKAN PADA SAAT KITA BENAR BUTUH, PENTING DAN MENDESAK, bukan masalah CEPAT atau LAMBAT, tetapi PADA SAAT YANG TEPAT*

Inilah *INVESTASI PENANAMAN MODAL AKHIRAT / PMA*

Bila anda tertarik silahkan Temui Customer Service :
1. Fakir Miskin
2. Anak yatim
3. Dhuafa

Atau Cabang kami, di Seluruh Masjid dan Mushola, diseluruh Indonesia. 

Hotline : 24434 
Setiap waktu sholat.

Jakarta, 5 Desember 2023

PB. FORMULA

*TG. DRS. DEDI HERMANTO*

Kamis, 09 November 2023

MASJID

*MASJID*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Pergilah Ke Masjid untuk Sholat sambil *BERDIRI*, Sebelum  kita diantar kemesjid posisi *BERBARING*  paling depan. 

Sholat sampai *TUA* Bukan pas *TUA*.

Sholat sampai *MATI* Bukan pas *MATI* Di Sholatkan. 

Bila *Hati hidup* Masjid Jauh sampai, 
Bila *Hati Mati* walau rumah samping masjid, tak akan bisa masuk masjid. 

Ada 3 Panggilan. 
1. Panggilan *Sholat*
2. Panggilan *Haji*
3. Panggilan *Kematian*

Seumur umur tidak *TUTUP AURAT* Pas Mati dipaksa Tutup Aurat dengan *KAIN KAFAN*

Jadi *MAKMUM* Kaga Mau, 
Jadi *IMAM* Kaga bisa, 
Maunya didepan Imam, masuk *KERANDA MAYAT*

Umur *MATI* Lebih lama dari Umur *HIDUP*

Allah melihat manusia seperti *Mayat Hidup Atau Zombie* Berjalan dimuka bumi, Karena Mereka Sudah *MATI HATINYA* Sebelum mati sesungguhnya Mati secara biologis, terpisah antara *Ruh dan Jasad*

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ
“(Pembatas) antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 257)

مَا سَلَكَكُمْ فِيْ سَقَرَ
Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?
Q.S Al-Muddassir [74] : 42

قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَۙ
Mereka menjawab, " *Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan SHALAT,*
Q.S Al-Muddassir [74] : 43

Tapi jangan juga bangun Masjid, Besar, indah, dan Mewah Hanya jadi *TEMPAT WISATA, FOTO FOTO* atau *SEPI DARI AKTIVITAS MEMAKMURKAN MASJID* Seperti Kurung batang, dibuat tapi tidak ada yang masuk masjid.! 

Benar dari Allah, salah dari saya sendiri, semoga ada manfaat, menghujam ke hati, amin. 

Jakarta, 9 November 2023

PB. FORMULA

TG. DRS. DEDI HERMANTO

Kamis, 19 Oktober 2023

DOA AHLI NERAKA

*DOA AHLI NERAKA, YANG SIA SIA*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Doa adalah Inti dari ibadah, apabila kita tidak berdoa, seolah-olah kita tidak butuh Allah, dan Sombong. 

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ
Dan Tuhanmu berfirman, *"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu*. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina."
Q.S Ghafir [40] : 60.

Tapi apabila kita merasa Hebat dan Sombong bahkan menentang Allah, untuk tidak menuruti apa apa yang Diperintahkan dan di larangnya, dan kita sudah berada dalam Neraka-Nya, *APAPUN DOA KITA AKAN SIA SIA*

1. *Doa Ahli neraka Pertama*

. قَالُوْا رَبَّنَآ اَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ وَاَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوْبِنَا فَهَلْ اِلٰى خُرُوْجٍ مِّنْ سَبِيْلٍ
Mereka menjawab, "Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. *Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?"*
Q.S Ghafir [40] : 11

Jawaban Allah, 

ذٰلِكُمْ بِاَنَّهٗٓ اِذَا دُعِيَ اللّٰهُ وَحْدَهٗ كَفَرْتُمْۚ وَاِنْ يُّشْرَكْ بِهٖ تُؤْمِنُوْاۗ فَالْحُكْمُ لِلّٰهِ الْعَلِيِّ الْكَبِيْرِ
*Yang demikian itu adalah karena kamu kafir* apabila Allah saja disembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Q.S Ghafir [40] : 12

2. *Doa ahli Neraka yang ke Dua.* 

وَاَنْذِرِ النَّاسَ يَوْمَ يَأْتِيْهِمُ الْعَذَابُۙ فَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا رَبَّنَآ اَخِّرْنَآ اِلٰٓى اَجَلٍ قَرِيْبٍۙ نُّجِبْ دَعْوَتَكَ وَنَتَّبِعِ الرُّسُلَۗ اَوَلَمْ تَكُوْنُوْٓا اَقْسَمْتُمْ مِّنْ قَبْلُ مَا لَكُمْ مِّنْ زَوَالٍۙ
Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim, *"Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul."* (Kepada mereka dikatakan), *"Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?*
Q.S Ibrahim [14] : 44

3. *Doa Ahli Neraka yang ke Tiga.*

وَلَوْ تَرٰٓى اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ
Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), *"Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin."*
Q.S As-Sajdah [32] : 12

Jawaban Allah

فَذُوْقُوْا بِمَا نَسِيْتُمْ لِقَاۤءَ يَوْمِكُمْ هٰذَاۚ اِنَّا نَسِيْنٰكُمْ وَذُوْقُوْا عَذَابَ الْخُلْدِ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
*Maka rasakanlah olehmu (siksa ini) disebabkan kamu melupakan akan pertemuan dengan harimu ini (hari Kiamat).* Sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan rasakanlah siksa yang kekal disebabkan apa yang selalu kamu kerjakan.
Q.S As-Sajdah [32] : 14

4. Doa Ahli Neraka ke Empat. 

وَهُمْ يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَاۚ رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِيْ كُنَّا نَعْمَلُۗ اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ النَّذِيْرُۗ فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ نَّصِيْر
Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, *"Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan."* Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepadamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.
Q.S Fathir [35] : 37

5. *Doa Ahli Neraka yang Ke Lima.*

 قَالُوْا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَاۤلِّيْنَ
Mereka berkata, *"Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat*.
Q.S Al-Mu'minun [23] : 106

رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا مِنْهَا فَاِنْ عُدْنَا فَاِنَّا ظٰلِمُوْنَ
*Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim."*
Q.S Al-Mu'minun [23] : 107

Jawaban Allah, 
قَالَ اخْسَـُٔوْا فِيْهَا وَلَا تُكَلِّمُوْنِ
Allah berfirman, *"Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku."*
Q.S Al-Mu'minun [23] : 108

Subhanallah, Astaghfirullah, Saudaraku Seiman, dan yang sedang membaca Artikel ini, Semoga kita selalu dilindungi Allah, dan *MASIH BISA BERDOA DAN MEMOHON PADA ALLAH,* Seharusnya kita *MASIH BERSYUKUR, MASIH BISA BERDOA* bukan Masalah diterima atau tidak dikabulkan doa kita, doa bukan *CEPAT atau LAMBAT tetapi ALLAH MENGABULKAN NYA PADA SAAT YANG TEPAT*

Semoga Ada manfaatnya, Benar dari Allah, salah dari saya sendiri yang masih Bodoh, Silakan di share bila ada manfaatnya, amin. 

Jakarta, 
Kamis, 19 Oktober 2023.

PB. FORMULA

Tg. Drs. Dedi Hermanto
Ketum

Senin, 11 September 2023

TAKUT

*TAKUT*

Takut adalah salah satu jenis emosi manusia yang paling dasar dan kuat. Emosi ini bisa sangat melumpukan, tetapi juga berperan penting dalam kelangsungan hidup manusia. Faktanya, ketakutan dibutuhkan untuk melindungi setiap orang. Perasaan ini membuat Anda waspada terhadap situasi yang dianggap bahaya dan mempersiapkan Anda untuk menghadapinya.

Respon fight-or-flight inilah yang berperan untuk melindungi atau menyelamatkan Anda jika ada ancaman atau bahaya yang nyata. Anda mungkin akan bersiap untuk melawan bahaya yang membuat Anda takut (fight) atau melarikan diri dari ancaman tersebut (flight).

Jadi *TAKUT* adalah sesuatu ancaman yang kita sendiri sangat *MENGETAHUI, FAHAM serta MEYAKINI, kepastian ancaman tersebut, hingga kita sangat BERHATI HATI* sekali dalam *BERUCAP dan BERBUAT yang SALAH*

Semisal bila kita sedang Calon Perwira *PELATIHAN dan PENDIDIKAN KEMILITERAN* tentu kita Tahu persis Ancaman apabila kita tidak menuruti aturan perintah dan larangan selama DIKLAT, bisa bisa kita *TIDAK LULUS*.

Jadi *KETAKUTAN kita SEMATA-MATA ingin berbuat YANG TERBAIK*

Sedangkan *KUWATIR* Adalah suatu Ketakutan yang belum dipastikan dampak dan akibatnya. 

Rasa *TAKUT* Itu tidak ada pada *DUA TEMPAT* bila kita sudah TAKUT akan MAHA BESAR ALLAH dengan KEKUASAANNYA di DUNIA, Maka di AKHIRAT AMAN, tetapi Bila DI DUNIA sudah, Cuek dan masa bodoh sama PERINTAH ALLAH maka di AKHIRAT AKAN SANGAT KETAKUTAN. 

*Ada Lima Level Ketakutan* :

1. Kita *TAKUT MASUK NERAKA*
Ini adalah ketakutan yang manusiawi, *pada umumnya AHLI IBADAH*, Agar terhindar dari siksa api neraka. 

قُلْ اِنِّيْٓ اَخَافُ اِنْ عَصَيْتُ رَبِّيْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
Katakanlah, "Sesungguhnya aku *Takut akan azab hari yang besar (hari Kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku.*"
Q.S Al-An'am [6] : 15

2. Kita *TAKUT  BERPALING Pada Allah.* 
Ini adalah suatu ketakutanya Dari para *AHLI ORANG ALIM, SHOLEH dan WALI ALLAH*

اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ
Sesungguhnya yang *TAKUT* kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah *ULAMA*. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
Q.S Fathir [35] : 28

اِنَّ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ
Sesungguhnya orang-orang yang *TAKUT kepada Tuhannya yang tidak nampak* oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
Q.S Al-Mulk [67] : 12

Mereka *HANYA MENGHARAP RIDHO ALLAH, SETIAP IBADAHNYA, BUKAN KARENA NERAKA ATAU SYURGA*

Jadi rasa takut yang Allah berikan pada mereka, *JUSTRU MENGGIRING DAN MENUNTUNYA UNTUK MENCARI ILMU PENGETAHUAN AGAMA*

Yunus ayat 62 dan 63
62. أَلَآ إِنَّ أَوْلِيَآءَ ٱللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

63. ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَكَانُوا۟ يَتَّقُونَ
62. Ingatlah, sesungguhnya *WALI - WALI* Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

63. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa

3. Kita *TAKUT* Justru *ALLAH yang BERPALING terhadap DIRINYA.* 
Ini adalah suatu bentuk ciri dari KETAKUTANNYA dari *NABI dan ROSUL*

فَفَرَرْتُ مِنْكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِيْ رَبِّيْ حُكْمًا وَّجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ
Lalu aku lari meninggalkan kamu *ketika aku TAKUT kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara ROSUL - ROSUL.*
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 21

4. Kita *TAKUT* Kepada *MANUSIA dan MAHLUK*

اِنَّمَا ذٰلِكُمُ الشَّيْطٰنُ يُخَوِّفُ اَوْلِيَاۤءَهٗۖ فَلَا تَخَافُوْهُمْ وَخَافُوْنِ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu *janganlah kamu takut kepada mereka*, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
Q.S Ali 'Imran [3] : 175

5. Kita justru *TIDAK ADA RASA TAKUT SAMA SEKALI KEPADA ALLAH* bahkan menjadi Penentang dan Musuh Allah. 

اَوَلَمْ يَرَ الْاِنْسَانُ اَنَّا خَلَقْنٰهُ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi *PENANTANG YANG NYATA.* !
Q.S Ya Sin [36] : 77

Jadi ternyata banyak Ummat islam yang Menganggap Hal *biasa, sepele, kecil masalah,* *ANCAMAN SIKSA ALLAH, Baik SIKSA KUBUR maupun SIKSA API NERAKA* sehingga mereka *Mudah sekali berbuat, DOSA, MAKSIAT dan MUSRIK*

Padahal *umur MATI  lebih Lama dari umur HIDUP*

Kubur adalah Awal *KENIKMATAN atau KESENGSARAAN,* yang terus menerus kita Terima Dan akan menjadi penyesalan, yang tidak berguna,

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اتَّقُوْا مَا بَيْنَ اَيْدِيْكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Dan apabila dikatakan kepada mereka, " *TAKUTLAH* kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang agar kamu mendapat rahmat," (niscaya mereka berpaling).
Q.S Ya Sin [36] : 45

قَالُوْا يٰوَيْلَنَا مَنْۢ بَعَثَنَا مِنْ مَّرْقَدِنَا ۜهٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُوْنَ
Mereka berkata, " *ADUHAI CELAKALAH KAMI !* Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?" Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul(Nya).
Q.S Ya Sin [36] : 52

Dan tidak sedikit dari manusia, justru menantang segera Kiamat hari Pembalasan :
وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Dan mereka berkata, "Kapankah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?"
Q.S Ya Sin [36] : 48.

Demikianlah semoga *RASA TAKUT* di Dunia ini, juntrungannya *TAMBAH MENGENAL ALLAH LEBIH DEKAT dan CINTA,* sehingga kita  *HAUS AKAN MENCARI MENUNTUT ILMU*

Benar dari Allah, salah dari Saya sendiri, kurang akan ilmu, semoga ada *HIKMAH dan MANFAAT* Amin. 

Jakarta, 12 September 2023

*PB. FORMULA*


Tg. Drs. Dedi Hermanto.

Minggu, 27 Agustus 2023

ILMU

*ILMU*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Ilmu itu merupakan segala bentuk proses kegiatan terhadap suatu kondisi atau keadaan tertentu dengan cara memakai alat, cara, metode, dan prosedur. Lalu, akan menghasilkan ilmu pengetahuan yang baru untuk manusia itu sendiri.

Orang yang berilmu artinya orang yang memiliki pengetahuan, pemahaman, dasar, dan memiliki batasan ilmu sesuai dengan cara ia mencari suatu ilmu yang dimilikinya.

Ilmu berakar kata dari bahasa arab yaitu alim atau ilm yang berarti mengetahui. Secara istilah, ilmu ini bisa diartikan sebagai suatu atau sebuah pengetahuan yang diberikan Allah Ta’ala kepada manusia. Ilmu ini dapat diperoleh dari proses pembelajaran, seperti membaca, menulis, dan memahami sesuatu.

Perkataan Imam Asy-Syafi’i "lantanalul ilma illa bi sittatin; *dzaka’in* (cerdas), *wa hirshin* (semangat), *wa ijtihadin* (sungguh-sungguh), *wa bulghotin* (biaya), *wa irsyadi ustadzin* (petunjuk guru), *wa thulu zamanin* (panjangnya waktu)."

I. *SECARA UMUM ILMU TERBAGI DUA.*

1. Ilmu *FILSAFAT* :
Yaitu suatu Ilmu yang mempelajari *KEHIDUPAN DI ALAM SEMESTA*

Yaitu suatu *Ilmu yang didapat berdasarkan Data, Fakta, Penelitian, Sistematis, metode dan Akal sehat yang Obyektif.*
 اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى الْاَلْبَابِۙ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang *BERAKAL*,
Q.S Ali 'Imran [3] : 190

2. Ilmu *TASAWUF*
Yaitu suatu Ilmu yang *MEMPELAJARI DIBALIK ALAM SEMESTA ATAU GAIB*

*Syariat + Makrifat = TASAWUF*

Tidak semua Ilmu dan kebenaran harus ada Wujud, data, fakta dan Logika sebagaimana *AKAL dan PIKIRAN manusia itu sendiri, Wujud dan Bentuk Akal itu sendiri TIDAK ADA YANG TAU* tapi bentuk dan wujud hasil Ciptaan dan Kreativitas Akal itu ada, bisa dilihat, dipegang, dirasakan dan dinikmati. 

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَۙ
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang *GAIB*, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
Q.S Al-Baqarah [2] : 3.

Sabda Nabi: 
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ 

Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya *Allah tidak melihat bentuk rupa kalian dan tidak juga harta benda kalian*, tetapi *Dia melihat HATI dan perbuatan kalian"*. (Shahih Muslim juz 4 hal. 1987 no. 2564).

Ilmu Pengetahuan tanpa Agama akan *SIA SIA*, Sedangkan Agama tanpa ilmu *TIDAKLAH CUKUP*

Sholat wajib, menuntut ilmu tentang Sholat *LEBIH WAJIB*


II. *3 CABANG UTAMA ILMU AGAMA ISLAM.* 

1. RUKUN ISLAM :
Yaitu *TATACARA BERIBADAH MENGHADAP ALLAH*
Disiplin ilmunya FIQIH

2. RUKUN IMAN :
Yaitu *DASAR KITA IBADAH KEPADA ALLAH*
Disiplin ilmunya *TAUHID dan AQIDAH*

3. RUKUN IHSAN :
Yaitu *BUKTI KITA TELAH IBADAH KEPADA ALLAH*
Disiplin ilmunya adalah *TASAWUF atau AHLAKUL KARIMAH*

III. *ADA TIGA TUGAS TUNTUTAN ILMU MUHAMMAD SAW, KEPADA UMMAT ISLAM.*

رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيْهِمْۗ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang *Rasul dari kalangan mereka*, yang akan *MEMBACAKAN* kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan *mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur'an) dan HIKMAH* (As-Sunnah) serta *MENYUCIKAN* (jiwa) mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
Q.S Al-Baqarah [2] : 129

1. Tugas Muhammad SAW. *MENUNTUN LIDAH UMMAT ISLAM, MEMBACA FIRMAN ALLAH, BAIK dan BENAR*

Al-A'raf Ayat 204:
وَإِذَا قُرِئَ ٱلْقُرْءَانُ فَٱسْتَمِعُوا۟ لَهُۥ وَأَنصِتُوا۟ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya: "Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat."

Diriwayatkan oleh an-Nu'man ibn Basyir, Rasulullah SAW bersabda:
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ
Artinya: Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur'an." (HR. al-Baihaqi).

2. Tugas Muhammad SAW, *MENUNTUN AKAL MANUSIA DENGAN HIKMAH PENGETAHUAN*
. تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ)
Artinya: "Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu." (HR Thabrani).

. مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَهَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ
Artinya: "Barangsiapa yang hendak menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya (dunia dan akhirat) hendaklah ia menguasai ilmu," (HR Ahmad).

3. Tugas Muhammad SAW, *MENUNTUN JIWA MANUSIA, UNTUK LEBIH DEKAT PADA ALLAH*

Firman Allah Ta’ala:
ﺑﻨﻴﺖ ﻓﻰ ﺟﻮﻑ ﺍﺑﻦ ﺍﺩﻡ ﻗﺼﺮﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻘﺼﺮ ﺻﺪﺭﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﺼﺪﺭ ﻗﻠﺒﺎ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﻓﺆﺍﺩﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻔﺆﺩ ﺷﻐﺎﻓﺎ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﺸﻐﺎﻑ ﻟﺒﺎ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻠﺐ ﺳﺮﺍ ﻭﻓﻰ ﺍﻟﺴﺮ ﺍﻧﺎ .
Artinya:
“Aku buatkan didalam rongga anak Adam satu mahligai, dan didalam mahligai itu ada DADA, dan didalam Dada itu ada HATI, dan didalam Hati itu ada FUAD, dan didalam Fuad itu ada SYAROFAN, dan didalam Syarofan itu ada LUBBAN, dan dalam Lubban itu ada RAHASIA, dalam Rahasia itu ANA.” (Hadis Qudsi).

Demikian yang benar dari Allah, yang Salah dari Saya sendiri, semoga ada manfaat nya Amin. 

Minggu 27 Agustus 2023.

*PB. FORMULA*


Tg. Drs. Dedi Hermanto

Sabtu, 19 Agustus 2023

3 RUKUN

*3 RUKUN* 

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Ada tiga cabang utama ilmu agama islam. 

1. *RUKUN ISLAM*

Yaitu hadits berikut,
عن أبي عبد الرحمن عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله عنهما قال : سمعت النبي صلَّى الله عليه وسلَّم يقول : بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَ إِقَامِ الصَّلَاةِ ، وَ إِيْتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَ حَجِّ الْبَيْتِ ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ .رواه البخاري و مسلم .
Dari Abu ‘Abdirrahman ‘Abdullah bin ‘Umar bin Al-Khaththab –radhiyallahu ‘anhuma-, katanya, “Aku mendengar Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
‘Islam dibangun di atas lima: persaksian bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, naik haji, dan puasa Ramadhan’”.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.

A. Pelajaran : *TENTANG SYARIAT ISLAM* Tatacara beribadah menghadap Allah. 

B. Ilmunya : *FIQIH*

C. Dampaknya : *DOSA dan PAHALA*

D. Pelakunya : *PENDOSA atau AHLI IBADAH* 

E. Perumpamaan : *HANYA SEBATAS KULIT DURIAN* yang dapat dilihat manusia. 

2. *RUKUN IMAN*

Dalam Alquran, terdapat banyak keterangan terkait 6 rukun iman yang sering dijadikan dalil pelaksanaannya. Di antaranya tertuang dalam Surat An-Nisa:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya,” (QS An-Nisa: 136).

Selain dalam Alquran, penjelasan juga datang dari hadis Nabi SAW. Dalam Hadits Arba’in, diterangkan bahwa malaikat Jibril datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya:

قَالَ : أَخْبِرْنِيْ عَنِ الْإِيْمَانِ قَالَ ” أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِهِ ” قَالَ : صَدَّقْتَ

Artinya: “Orang itu berkata lagi: ‘Beritahukan kepadaku tentang Iman,’. Rasulullah SAW menjawab: ‘Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk,”. Orang tadi berkata: ‘Engkau benar’,” (HR Muslim).

A. Pelajaran : *TENTANG IMAN dan KEYAKINAN* pada Allah. 
( Dasar ibadah pada Allah) 

B. Ilmunya : *TAUHID DAN AQIDAH*

C. Dampaknya : *BISA SESAT ATAU SELAMAT*

D. Orang yang melanggar : *MUSRIK ATAU KAFIR*

E. Perumpamaan : *IBARAT BUAH DURIAN, MANISNYA IMAN*

3. *RUKUN IHSAN*

Adapun yang dimaksud ihsan bila dinisbatkan kepada peribadatan kepada Allah adalah sebagaimana yang disabdakan oleh Rasululluah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadist Jibril :
قَالَ فَأَخْبِرْنِى عَنِ الإِحْسَانِ. قَالَ « أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ »

“’Wahai Rasulullah, apakah ihsan itu? ‘ Beliau menjawab, ‘Kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (H.R. Muslim 102).

A. Pelajarannya :  *TENTANG AHLAKUL KARIMAH* 
(Bukti telah ibadah pada Allah). 

B. Ilmunya : *TASAWUF*

C. Dampaknya : *JADI ORANG BAIK atau JADI ORANG BRENGSEK*

D. Orangnya  : *SUFI dan WALI ALLAH*

E. Perumpamaan : *SEPERTI BIJI DURIAN, SELALU MENANAM KEBAIKAN, DIRI, KELUARGA, DAN UMMAT ISLAM*

Jadi minimal kita mesti Mempelajari dan Memiliki ilmu : *FIQIH, TAUHID dan TASAWUF*, sebelum meninggal kan Dunia. 

Rukun islam : *TATACARA IBADAH MENGHADAP ALLAH.* 
Rukun iman : *DASAR IBADAH KEPADA ALLAH*.
Rukun Ihsan : *BUKTI KITA TELAH IBADAH PADA ALLAH, DENGAN AHLAKUL KARIMAH*

Demikian, semoga bermanfaat, Amin. 

JAKARTA, 19 AGUSTUS 2023.

*PB. FORMULA*


*TG. DRS. DEDI HERMANTO*
Ketum

Jumat, 18 Agustus 2023

ILMU

*ILMU*

Assalamu'alaikum, Wr. Wb. 


Secara Umum Ilmu pengetahuan hanya Terbagi 2 =

1. Ilmu *FILSAFAT*=
Yaitu *ILMU YANG MEMPELAJARI SELURUH YANG ADA DI ALAM SEMESTA INI*
yang berdasarkan Metode, *Data, fakta*, Realitas yang dapat ditangkap oleh Panca Indera Harus dapat *disimpulkan* lalu menjadi disiplin teori Ilmu Pengetahuan. 

Contoh :
Data dan fakta, 
1. Setiap benda dilempar ke atas, selalu jatuh. 
2. Naik tangga lebih berat dari turun tangga

Disimpulkan adanya *GAYA GRAVITASI BUMI*
Jadi disiplin ilmu Fisika. Dan banyak yang lainnya. 

Jadi Filsafat adalah *ILMU AKAL SEHAT* dan terkena hukum Islam siapa saja yang sudah berakal dan sudah dewasa. 

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى الْاَلْبَاب
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat *tanda-tanda bagi orang-orang yang BERAKAL*,
Q.S Ali 'Imran [3] : 190

الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka *MEMIKIRKAN  tentang penciptaan langit dan bumi* (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia; Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
Q.S Ali 'Imran [3] : 191

Berarti ilmu Filsafat *Justru Kehadirannya untuk memperkuat dan membuktikan kebenaran agama islam*

2. Ilmu *TASAWUF* 

Yaitu *ILMU YANG MEMPELAJARI DIBALIK ALAM SEMESTA*
Karena dari zaman dahulu sampai zaman Milenial atau sampai Akhir zamanpun, Manusia *Tidak dapat MENGETAHUI Kapan terjadinya BENCANA ALAM,* setelah terjadi baru manusia dapat mengetahui Kekuatan dan besarnya dari becana tersebut, seperti Gempa, gunung meletus, bajir, Tsunami, Tornado dan lainnya. 

Jadi Ada *KEKUATAN YANG MAHA MENGETAHUI, MAHA MENGATUR DAN MAHA KUASA YANG MENGENDALIKAN ALAM SEMESTA INI*

Maka lahirlah pemahaman kepercayaan Animesme, dinamisme, Mistis, kepercayaan pada roh halus dan Dewa dewa, yang kemudian mereka sembah agar Roh dan dewa tidak murka. Inilah yang disebut agama Ardhi. 

Dan dengan Rahmat dan Kasih sayang Allah, agar Manusia tidak tersesat dan kafir, maka Allah Mengutus Para Nabi dan Rosul, Kitab Suci Nya, Malaikat, Untuk Memberikan Hidah dan Petunjuk Nya Untuk Mengenal Allah. 

Jadi suatu disiplin ilmu untuk Mengetahui, Mengimani, Membenarkan dan Menyakinkan sesuatu yang *GHAIB*.

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَۛ فِيْهِۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ
Kitab (Al-Qur'an) ini *TIDAK ADA KERAGUAN* padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
Q.S Al-Baqarah [2] : 2

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَۙ
(yaitu) mereka yang *beriman kepada yang GHAIB*, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
Q.S Al-Baqarah [2] : 3

Syariat + Makrifat = Tasawuf. 

Filsafat Mengetahui dengan *AKAL SEHAT*.

Tasawuf Merasakan dan Menyakini dengan *JIWA HATI YANG SEHAT DAN BERSIH*

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَۙ
(yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 88

اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan *HATI YANG BERSIH*."
Q.S Asy-Syu'ara' [26] : 89

Sabda Nabi: 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ 

Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk rupa kalian dan tidak juga harta benda kalian, tetapi *Dia melihat HATI dan perbuatan kalian"*. (Shahih Muslim juz 4 hal. 1987 no. 2564).

Benar dari Allah, salah dari Alfaqir,, Silahkan dishare bila ada manfaat nya, Amin

Jakarta, 23 Juli 2023

PB. FORMULA


Tg. Drs. Dedi Hermanto

Rabu, 02 Agustus 2023

DAKWAH LEMAH LEMBUT

*DAKWAH LEMAH LEMBUT*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Mubaligh yang arogan, keras, dan merasa paling benar dalam berdakwah sebenarnya malah memperparah suasana. Objek dakwah yang sebelumnya sudah bersimpati, malah berpaling disebabkan dai yang kasar dalam berdakwah. Inilah yang  disebutkan Alquran, "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu." (QS Ali Imran [3]: 159

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan *HIKMAH* dan *PELAJARAN yang BAIK* dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya *Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat* dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Q.S An-Nahl [16] : 125.

1. *DAKWAH MUHAMMAD ROSULULLAH* 

Hari Terberat bagi Rasulullah saat Ditolak Keras Penduduk Thaif

Pada suatu ketika, Siti ‘Aisyah r.a. pernah bertanya kepada Rasulullah saw, “Adakah hari yang lebih berat bagimu daripada hari di perang Uhud?”

Rasulullah saw lantas menceritakan bahwa hari terberat yang dialaminya—selain hari di perang Uhud—adalah hari ‘Aqabah. Tepatnya di musim haji ketika beliau menawarkan diri agar mendapat perlindungan dari kabilah-kabilah Tha’if, sekaligus agar misi dakwah yang diembannya tersampaikan kepada mereka.

Padahal sejauh 60 mil menempuh perjalanan dari Makkah ke Tha’if. Lima belas hari lamanya berdakwah di sana. Setiap warga Tha’if yang ditemui di pasar dan tempat lainnya disapa dan ditawari masuk Islam serta mengesakan Allah.

Puncaknya, pada malam ‘Aqabah, Rasulullah saw menawarkan diri kepada kabilah-kabilah di sana. Dikabarkan, saat itu ada tokoh mereka yang bernama Ibnu ‘Abdi Yalil ibn Kilab. Namun, di luar dugaan, Ibnu ‘Abdi Yalil justru menolak mentah-mentah tawaran dan permintan Rasulullah saw.

Mendengar penolakan keras dari tokoh Tha’if, Rasulullah saw begitu terpukul. Beliau sedih dan bingung yang amat sangat. *Belum lagi pengusiran dan lemparan batu yang dilakukan penduduk Tha’if, hingga kakinya berdarah*

Akhirnya, beliau pergi meninggalkan Tha’if. Sepanjang perjalanan, beliau tak menyadari ke manakah dirinya pergi. Baru setelah sampai di Qarnuats-Tsa‘alib, beliau menyadarinya. 

Qarnuts-Tsa‘alib sendiri merupakan sebuah wilayah yang jaraknya kurang lebih dua marhalah (48 mil atau 89,5 km) dari kota Makkah. Sekarang, wilayah itu dikenal dengan nama Qarnul-Manazil. Dan dari sanalah para penduduk Najd berihram dan bertolak menunaikan ibadah haji dan umrah. (Lihat: Ali bin Ibrahim, as-Sirah al-Halabiyyah, juz I/153).

Namun, Allah segera menghibur Rasulullah saw atas penderitaan dan beban berat yang telah dialami fisik dan psikisnya. Pada hari itu, Allah mengutus malaikat Jibril.  

Hal itu sebagaimana yang dituturkan langsung oleh Rasulullah dalam haditsnya:

فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَإِذَا أَنَا بِسَحَابَةٍ قَدْ أَظَلَّتْنِي فَنَظَرْتُ فَإِذَا فِيهَا جِبْرِيلُ، فَنَادَانِي، فَقَالَ: إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ سَمِعَ قَوْلَ قَوْمِكَ لَكَ، وَمَا رُدُّوا عَلَيْكَ، وَقَدْ بَعَثَ إِلَيْكَ مَلَكَ الْجِبَالِ لِتَأْمُرَهُ بِمَا شِئْتَ فِيهِمْ ، قَالَ: " فَنَادَانِي مَلَكُ الْجِبَالِ وَسَلَّمَ عَلَيَّ، ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ، إِنَّ اللهَ قَدْ سَمِعَ قَوْلَ قَوْمِكَ لَكَ، وَأَنَا مَلَكُ الْجِبَالِ وَقَدْ بَعَثَنِي رَبُّكَ إِلَيْكَ لِتَأْمُرَنِي بِأَمْرِكَ، فَمَا شِئْتَ، إِنْ شِئْتَ أَنْ أُطْبِقَ عَلَيْهِمُ الْأَخْشَبَيْنِ ، فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: بَلْ أَرْجُو أَنْ يُخْرِجَ اللهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللهَ وَحْدَهُ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا
Artinya: Begitu mengangkat kepala, tiba-tiba sebuah awan menaungiku. Aku pun memandanginya. Ternyata di sana sudah ada malaikat Jibril. Dia memanggilku lalu berkata, “Sesungguhnya Allah mendengar apa yang kaummu katakan kepadamu. Dia juga mendengar bagaimana jawaban mereka kepadamu. Sekarang, Allah telah mengutus malaikat penjaga gunung kepadamu untuk diperintah sesuai keinginanmu terhadap mereka.” Tak lama, malaikat penjaga gunung pun memanggilku dan mengucapkan salam, lantas berkata, “Wahai Muhammad, sekarang tergantung keinginanmu. *Jika engkau mau, aku akan menimpakan dua gunung itu kepada mereka,*” (HR al-Bukhari dan Muslim. 

Tapi justru Rosulullah, *TIDAK MENGGUNAKAN WEWENANG YANG DIBERIKAN ALLAH, justru malah MENGAMPUNI penduduk Thaif* Subhanallah. 

Jadi apabila kita, sebagai Pendakwah baru sekedar, dihina, dihujat, difitnah, dan diragukan apakah kita orang sholeh, alim atau bukan keturunan Rosul, itu adalah masalah kecil, *MAAFKAN LAH DAN AMPUNI, KARENA YANG MULIA DI SISI ALLAH ADALAH MANUSIA YANG BERTAQWA.*

2. *DAKWAH MUSA AS*

Siapakah kiranya yang lebih ingkar dan kafir dari seorang Fir'aun? Penguasa zalim, penindas rakyat, bahkan mengaku dirinya Tuhan. Namun, ketika Allah SWT memerintahkan Nabi Musa AS dan Harun untuk  mendakwahinya, kedua Nabi ini malah disuruh untuk *berlemah-lembut*.

اِذْهَبَآ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰىۚ
Pergilah kamu berdua *kepada Fir'aun*, sesungguhnya dia telah *melampaui batas*;
Q.S Ta Ha [20] : 43

فَقُوْلَا لَهٗ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهٗ يَتَذَكَّرُ اَوْ يَخْشٰى
maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang *LEMAH LEMBUT* , mudah-mudahan dia ingat atau takut."
Q.S Ta Ha [20] : 44.

Kok bisanya, dan sangat beraninya kita berdakwah, dengan Kasar, Arogan, dan merasa paling benar, padahal *KEBENARAN HANYA MILIK ALLAH* kita cuma merasa benar.

Nabi bersabda :

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ.
“Tidak akan masuk sorga orang yang *Dalam hatinya ada sebesar atom Kesombongan*.

اَوَلَمْ يَرَ الْاِنْسَانُ اَنَّا خَلَقْنٰهُ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ


“Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari *Setetes Air mani Yg Hina*, ternyata dia menjadi musuh yang nyata!” ( QS Yasin : 77).

Bagaimana kita Mesti *SOMBONG* merasa Suci, paling pinter, Hebat, bahkan merasa keturunan Wali atau Habaib, hingga mesti di *HORMATI dan DIHARGAI*

Tidak ada yang mesti kita sombongkan, selagi ada 3 Hal :
1. Diciptakan dari Air mani yang Hina. 
2. Dari tanah kembali ke tanah. 
3. Kemana mana masih bawa toilet tempat kotoran Tinja. 

Kita bukan siapa siapa, kenapa manusia masih menghormati dan menghargai kita, *SEMATA MATA ALLAH, MENUTUPI KEKURANGAN dan KESALAHAN KITA*

Semoga ada manfaat nya, amin, bila ada manfaatnya, silahkan share jani berhenti di anda. 

Benar dari Allah, salah dari saya sendiri yang masih bodoh. 


Jakarta, 2 Agustus 2023.

PB. FORMULA


Tg. Drs. DEDI HERMANTO
Ketum

Rabu, 26 Juli 2023

DUNIA

*DUNIA*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Dunia adalah *Segala sesuatu kegiatan manusia yang didasarkan *BUKAN KARENA ALLAH, atau dapat LALAI LUPA DENGAN ALLAH bahkan TAMBAH JAUH KEPADA ALLAH.* Hal ini yang akan menyebabkan kita di  *LAKNAT* oleh Allah. 

Hadits : 
ﺃَﺑﻮ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺃَﻟَﺎ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻣَﻠْﻌُﻮﻧَﺔٌ ﻣَﻠْﻌُﻮﻥٌ ﻣَﺎ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﺫِﻛْﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﻭَﺍﻟَﺎﻩُ ﻭَﻋَﺎﻟِﻢٌ ﺃَﻭْ ﻣُﺘَﻌَﻠِّﻢٌ

Artinya :

Abu Hurairah berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: ” Ketahuilah sesungguhnya dunia itu *TERLAKNAT* dan segala isinya pun juga *TERLAKNAT* , kecuali dzikir kepada Allah dan apa yang berkaitan dengannya, dan orang yang alim atau orang yang belajar.” (HR : Tarmidzi 2244, hadits shahih).

Jadi walaupun dalam urusan Dakwah, menjadi Muballigh, Da'i, Penceramah, Urusan agama islam baik itu Aktivs islam, Ormas Islam atau Partai islam sekalipun, tetapi bila niatnya karena Dunia, akan sia sia dan termasuk terlaknat. 

Atau membaca ayat Al-Quran, amalan atau wiridan, Untuk kaya, bukan karena Allah, akan terlaknat.

 Jadi *HIDUPKAN AGAMA ISLAM* Bukan *CARI KEHIDUPAN DI AGAMA ISLAM*

Diriwayatkan oleh Umar bin Khatab, Rasulullah bersabda:

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Artinya: “Sesungguhnya *amal perbuatan itu diiringi dengan NIAT, dan sesungguhnya bagi setiap insan akan memperoleh menurut apa yang 
*DINIATKAN*. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dibenarkan hijrahnya itu oleh Allah dan Rasul-Nya.

Dan barang siapa hijrahnya untuk dunia yang hendak diperoleh atau wanita yang hendak dipersunting, maka ia akan mendapatkan apa yang diingini itu saja.” (HR. Bukhari dan Muslim).

اتَّبِعُوْا مَنْ لَّا يَسْـَٔلُكُمْ اَجْرًا وَّهُمْ مُّهْتَدُوْنَ 
Ikutilah orang yang *tiada meminta balasan (UPAH)* kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
Q.S Ya Sin [36] : 21

Demikian yang benar dari Allah, salah dari saya sendiri, semoga ada manfaatnya Amin. 

Jakarta, 26 Juli 2023

PB. FORMULA


Tg. Drs. Dedi Hermanto

Sabtu, 15 Juli 2023

KEBETULAN

*KEBETULAN*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Di dunia ini tidak ada yang *KEBETULAN,* hakekatnya Allah sudah menentukan Sesuai *KADAR dan TAKARAN yang tidak TERTUKAR*

Bila Kebaikan hadir ya kita *BERSUKUR*.

Bila Keburukan hadir, 
Ya Kita *BERSABAR*

Boleh jadi kita *TIDAK SUKA* ke Keburukan, kesengsaraan, ujian dan cobaan, tapi *Allah SUKA* 

Karena jangan mengaku *MENGENAI ALLAH* Bila belum dijadikan *SANTEN KELAPA* 

Boleh jadi kita *SUKA* Akan sesuatu keinginan tapi *Allah TIDAK MENYUKAI*

وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

Boleh jadi *kamu membenci* sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) *kamu menyukai* sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Q.S Al-Baqarah [2] : 216.

Jadi semuanya sudah ada Qadarulla, Ketetapan, sesuai Kadar dan tidak tertukar. 

فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ اٰثِمًا اَوْ كَفُوْرًاۚ
Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) *ketetapan Tuhanmu*, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka.
Q.S Al-Insan [76] : 24

Karena Setiap *KESULITAN* Ada *KEMUDAHAN* Allah beri *KESULITAN* Eh Allah Beri *KEMUDAHAN lagi bahkan KESUKSESAN*

Kejatuhan bila masih bisa BANGKIT dan BERJALAN itu masih ANUGRAH, Tapi bila Jatuh tidak bisa bangkit lagi dan tidak mau bergerak itu suatu *MALAPETAKA*

Lahir miskin bukan salah manusia, tapi Hari tua tetap miskin berarti salah manusia nya. 

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
Q.S Asy-Syarh [94] : 5

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Q.S Asy-Syarh [94] : 6

*B* erani
*O* ptimis
*T* iru
*O* rang
*L*  ain yang *Sholat Sukses*

Semoga ada manfaatnya, Amin

Jakarta, 16 Juli 2023

PB. FORMULA

Tg. Drs. Dedi Hermanto

KETETAPAN

*KEBETULAN*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Di dunia ini tidak ada yang *KEBETULAN,* hakekatnya Allah sudah menentukan Sesuai *KADAR dan TAKARAN yang tidak TERTUKAR*

Bila Kebaikan hadir ya kita *BERSUKUR*.

Bila Keburukan hadir, 
Ya Kita *BERSABAR*

Boleh jadi kita *TIDAK SUKA* ke Keburukan, kesengsaraan, ujian dan cobaan, tapi *Allah SUKA* 

Karena jangan mengaku *MENGENAI ALLAH* Bila belum dijadikan *SANTEN KELAPA* 

Boleh jadi kita *SUKA* Akan sesuatu keinginan tapi *Allah TIDAK MENYUKAI*

وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

Boleh jadi *kamu membenci* sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) *kamu menyukai* sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Q.S Al-Baqarah [2] : 216.

Jadi semuanya sudah ada Qadarulla, Ketetapan, sesuai Kadar dan tidak tertukar. 

فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ اٰثِمًا اَوْ كَفُوْرًاۚ
Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) *ketetapan Tuhanmu*, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka.
Q.S Al-Insan [76] : 24

Semoga ada manfaatnya, Amin

Jakarta, 16 Juli 2023

PB. FORMULA

Tg. Drs. Dedi Hermanto

HAK MILIK

*HAK MILIK*

Kalo Mobil baru kita, tergores, kecelakaan atau hilang, *Pastilah kesal dan marah*, tapi kalo punya orang lain, tentu biasa saja, Karena bukan milik kita. 

Tapi Anehnya kenapa kita mesti, kesal dan marah pula, bila kehilangan, Harta, tahta, mahkota, Jabatan, padahal itu semuanya titipan Allah, Bukan milik kita. 

*Pada saat kita merasa MEMILIKI, Maka siap siaplah akan SAKIT HATI,*

Karena Allah menginginkan cukup *HANYA ALLAH MILIK DIHATIMU*

Kita didunia ini *TIDAK PUNYA HAK MILIK, yang kita punya cuma SURAT TANAH, RUMAH, MOBIL DAN SURAT BEHARGA LAINYA.*

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَاِلَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُمُوْرُ
*Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi*, dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.

Q.S Ali 'Imran [3] : 109

16, Juli 2023

PB. FORMULA

TG. Drs. Dedi Hermanto

Sabtu, 24 Juni 2023

SEMBELIH SIFAT HEWAN

*SEMBELIH SIFAT HEWAN*

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.
Q.S Al-Kausar [108] : 2

Qurban berasal dari bahasa Arab, “Qurban” yang berarti dekat (قربان). Kurban dalam Islam juga disebut dengan al-udhhiyyah dan adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan, seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

نْ َأبِي هُرَيْرَة: َأنَّ رَسُوْل اللهِ صلى الله عليه وسلم قال : مَنْ كَانَ لهُ سَعَة وَلمْ يَضَحْ فَلا يَقْربَنَّ مُصَلَّانَا

Artinya, “Barang siapa yang mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat sholat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Untuk Mendekat kepada Allah, kita mesti *MENYEMBELIH SIFAT HEWAN, YANG MELEKAT PADA DIRI KITA*

Bila masih ada sifat-sifat Hewani, yang ada pada diri manusia, tidak mungkin kita dapat mendekati diri kita kepada Allah, dan banyak perumpakan manusia *SEPERTI HEWAN, BAHKAN LEBIH BUAS DARI HEWAN*

اَمْ تَحْسَبُ اَنَّ اَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُوْنَ اَوْ يَعْقِلُوْنَۗ اِنْ هُمْ اِلَّا كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ سَبِيْلًا
Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. *Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu)*.
Q.S Al-Furqan [25] : 44

Ada beberapa Sifat Hewani yang berada diri manusia diantaranya :

1. *SIFAT ANJING*

وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَـكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِن تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَث ذَّلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُواْ بِآيَاتِنَا فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya *seperti anjing* jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS: Al-A’raf: 176).

Sifat anjing, *mereka Mencari rejeki dengan Menggonggong, Menakut nakuti, Mengancam manusia, jadi Mafia kasus, Jabatan digunakan sewenang-wenang.*

2. *SIFAT KERA*

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِينَ اعْتَدَواْ مِنكُمْ فِي السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُونُواْ قِرَدَةً خَاسِئِينَ

“Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu lalu Kami berfirman kepada mereka: *“Jadilah kamu KERA yang hina.”* (QS. Al-Baqarah: 65).

Sifat Kera, Yaitu *sifat  Tamak, serakah, Rangkap jabatan, Tidak pernah merasa puas, Kumpulkan harta Korupsi*

3. *SIFAT RUMAH LABA-LABA*

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاء كَمَثَلِ الْعَنكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتاً وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang *paling lemah adalah rumah laba-laba* kalau mereka mengetahui.” (QS. Al Ankabut [29]: 41

Sifat rumah Laba-laba, Yaitu *manusia yang BERSANDAR minta BANTUAN kepada Mahluk, Dia selalu mengandalkan Backing Orang tua, saudara, dan teman Dalam menghadapi segala masalah hidupnya*

4. *SIFAT KELEDAI*

مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَاراً بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
“Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah *SEPERTI KELEDAI* yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” (QS: Al Jumu’ah [62]: 5).

Sifat Keledai, biasanya digunakan buat bawa angkut Barang berharga, kitab ilmu pengetahuan, tetapi si Keledai tidak bisa mengambil Manfaat. *Banyak cerdik pandai, dan orang yang memahami ilmu agama islam, tapi tidak mengamalkan, ngomong doang*.

5. *SIFAT NYAMUK*

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَسْتَحْيٖٓ اَنْ يَّضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَاۗ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْۚ وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًاۘ يُضِلُّ بِهٖ كَثِيْرًا وَّيَهْدِيْ بِهٖ كَثِيْرًاۗ وَمَا يُضِلُّ بِهٖٓ اِلَّا الْفٰسِقِيْنَۙ
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat *perumpamaan berupa NYAMUK* atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan, "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,
Q.S Al-Baqarah [2] : 26.

Sifat Nyamuk adalah Suatu sifat manusia yang *tidak putus asa ada aja cara yang selalu Mencari cari kesalahan umat islam, Mendzolimi umat islam, bahkan menghisap darah umat islam, bahkan membunuh.*

6. *SIFAT TIKUS*

Mencari rejeki pada saat orang tidak ada yang tau yaitu *KORUPTOR*

7. *SIFAT ULAR*

Ular punya Lidah bercabang, *Omongan nya tidak bisa dipegang, hianat, tidak tepat janji, Pembohongan, pendusta, Hoax dan Penipu.*

8. *SIFAT LALAT*

Sifat Lalat, selalu senang melihat yang kotoran,dan berada ditempat sampah Maksiat.

9. *SIFAT BABI*

قُلْ لَّآ اَجِدُ فِيْ مَآ اُوْحِيَ اِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلٰى طَاعِمٍ يَّطْعَمُهٗٓ اِلَّآ اَنْ يَّكُوْنَ مَيْتَةً اَوْ دَمًا مَّسْفُوْحًا اَوْ لَحْمَ خِنْزِيْرٍ فَاِنَّهٗ رِجْسٌ اَوْ فِسْقًا اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَّلَا عَادٍ فَاِنَّ رَبَّكَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Katakanlah, "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging *babi -karena sesungguhnya semua itu kotor*- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Q.S Al-An'am [6] : 145.

Sifat Babi, manusia yang *SENANG DI KOTORAN LUMPUR MAKSIAT*

Demikian semoga ada manfaat amin, 

Bogor, 25 Juni 2023

*PB. FORMULA*

Tg. Drs. Dedi Hermanto

Kamis, 15 Juni 2023

ANEH YAAA

*ANEH BANGET*

*IBLIS* Sujud menyembah Allah, dan *TIDAK MAU SUJUD PADA ADAM, PERINTAH ALLAH*

Tapi Justru Manusia kebanyakan *TIDAK MAU SUJUD SHOLAT PADA ALLAH* Malah yang di ikuti *PERINTAH ATASAN, BOS dan MAJIKANNYA* Hingga Lalai, telat bahkan tidak Sholat. 

Dosa Iblis : *TIDAK MENURUTI PERINTAH ALLAH*

Dosa Adam As. : *MELANGGAR LARANGAN ALLAH*

Dosa Manusia : *UDAH TIDAK MENURUTI PERINTAH ALLAH SHOLAT, Ehh MALAH MELANGGAR LARANGAN NYA MAKSIAT.*

Astagfirullah😞🙏🙏🙏

قَالَ لَمْ اَكُنْ لِّاˆسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهٗ مِنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍ
Ia (Iblis) berkata, "Aku sekali-kali *TIDAK AKAN SUJUD KEPADA MANUSIA*  yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk."
Q.S Al-Hijr [15] : 33

وَقُلْنَا يٰٓاٰدَمُ اسْكُنْ اَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلَا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَاۖ وَلَا تَقْرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوْنَا مِنَ الظّٰلِمِيْنَ
Dan Kami berfirman, "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan *JANGANLAH KAMU DEKATI POHON INI* , yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim."
Q.S Al-Baqarah [2] : 35

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ
“(Pembatas) antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah *meninggalkan shalat*.” (HR. Muslim no. 257).

Masih berani dan kaga malu ama iblis, Iblis aja masih sujud sama Allah, Bahkan konon pernah jadi Imam Sholat di Alam  Malaikat. 😞☺️😉

Jum'at 16 Juni 2023

PB. FORMULA

Tg. Drs. Dedi Hermanto

MENGAPA BERAGAMA

*MENGAPA MESTI BERAGAMA* Mengapa kita mesti Beragama dan Mencari tuhan, Karena suatu Kebutuhan Hidup manusia, banyak suatu masalah kehidupan...