HARTA KARUN YANG TERPENDAM*
Assalamulaikum wr. Wb.
*Kuntu Kanzan Maghfiyah, Fa A'radtu an u'raf, Fakhalaqtul khalaqa* hadis
" Allah Khasanah *Harta karun yang terpendam* (tersembunyi), Allah ingin dikenal, Maka Allah menciptakan Mahluk "
*Sebelum Allah menciptakan Mahluk dan Alam semesta beserta isinya, TIDAK ADA YANG MENGENAL DAN MENGETAHUI ALLAH, APALAGI BERIBADAH KEPADA ALLAH,.*
Maka dari itu, Allah menciptakan MAHLUK Agar *ALLAH DAPAT DIKENAL, DAN DI IBADAHI*
tapi tidak sedikit Ummat islam yang sudah beribadah menjalankan *RUKUN ISLAM* Sholat, zakat, puasa, bahkan pergi haji berkali kali, *MASIH BELUM MENGENAL ALLAH*
*Awwaludin Makrifatullah* *" Awwal beragama mengenal Allah "*
: وَاِذْ اَخَذَ رَبُّكَ مِنْۢ بَنِيْٓ اٰدَمَ مِنْ ظُهُوْرِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَاَشْهَدَهُمْ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْۚ اَلَسْتُ بِرَبِّكُمْۗ قَالُوْا بَلٰىۛ شَهِدْنَاۛ اَنْ تَقُوْلُوْا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنْ هٰذَا غٰفِلِيْنَۙ
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab, "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan),"
Q.S Al-A'raf [7] : 172
Jadi *Siapapun manusianya, suku bangsanya, maupun agamanya, pada HAKEKATNYA mereka semuanya Sudah *MENGENAL ALLAH* di alam Ruh.
Dan Dari seluruh Mahluk Ciptaan Allah. *HANYA MANUSIALAH YANG DAPAT MENGENAL ALLAH* karena manusia *DAPAT MENGENAL DIRINYA* . apabila manusia di kasih kaca pasti langsung dandan dan bersolek, tapi bila Ayam dikasih kaca, pasti akan diserang itu kaca, karena dikira musuhnya 🤭🙏🏻.
Untuk itu *KENALI DIRI, MAKA AKAN MENGENAL ALLAH* " BARANGSIAPA MENGENAL DIRINYA PASTI MENGENAL ALLAH" hadist.
Pada saat manusia, sudah lahir di dunia, Allah pun *MEMPROKLAMIRKAN DAN MEMPERKENALKAN DIRINYA KEPADA MANUSIA*
: اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
Q.S Tha Ha [20] : 14.
Agar Manusia dapat *MENGENAL ALLAH* Allah pilih diantara manusia untuk *BERKOMINIKASI* dipersiapkan *MENJADI NABI DAN ROSUL* sebagai *" MARKETTING UNTUK MEMPROMOSIKAN MENGENAL ALLAH"*
Diantaranya :
*IBRAHIM AS =*
: وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّ اَرِنِيْ كَيْفَ تُحْيِ الْمَوْتٰىۗ قَالَ اَوَلَمْ تُؤْمِنْۗ قَالَ بَلٰى وَلٰكِنْ لِّيَطْمَىِٕنَّ قَلْبِيْۗ قَالَ فَخُذْ اَرْبَعَةً مِّنَ الطَّيْرِ فَصُرْهُنَّ اِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلٰى كُلِّ جَبَلٍ مِّنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِيْنَكَ سَعْيًاۗ وَاعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ
Dan (ingatlah) ketika *Ibrahim berkata, "Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.*" Allah berfirman, "Apakah kamu belum percaya?" Ibrahim menjawab, "Saya telah percaya, akan tetapi agar bertambah tetap hati saya." Allah berfirman, "(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman), "Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera." Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Q.S Al-Baqarah [2] : 260
*MUSA AS* =
وَلَمَّا جَاۤءَ مُوْسٰى لِمِيْقَاتِنَا وَكَلَّمَهٗ رَبُّهٗۙ قَالَ رَبِّ اَرِنِيْٓ اَنْظُرْ اِلَيْكَۗ قَالَ لَنْ تَرٰىنِيْ وَلٰكِنِ انْظُرْ اِلَى الْجَبَلِ فَاِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهٗ فَسَوْفَ تَرٰىنِيْۚ فَلَمَّا تَجَلّٰى رَبُّهٗ لِلْجَبَلِ جَعَلَهٗ دَكًّا وَّخَرَّ مُوْسٰى صَعِقًاۚ فَلَمَّآ اَفَاقَ قَالَ سُبْحٰنَكَ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاَنَا۠ اَوَّلُ الْمُؤْمِنِيْنَ
Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, *berkatalah Musa, "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau.*" Tuhan berfirman, "Kamu sekali-kali tidak akan sanggup melihat-Ku, tetapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (seperti sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku." Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata, "Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman."
Q.S Al-A'raf [7] : 143
*ISA AS =*
: فَاَشَارَتْ اِلَيْهِۗ قَالُوْا كَيْفَ نُكَلِّمُ مَنْ كَانَ فِى الْمَهْدِ صَبِيًّا
maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata, "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?"
Q.S Maryam [19] : 29
: قَالَ اِنِّيْ عَبْدُ اللّٰهِۗ اٰتٰنِيَ الْكِتٰبَ وَجَعَلَنِيْ نَبِيًّاۙ
Berkata Isa, "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,
Q.S Maryam [19] : 30
Selama Nabi ISA AS masih hidup, *TIDAK ADA SATU KATAPUN, IA MENGATAKAN BAHWA IA TUHAN,* tapi pada saat beliau tiada barulah *Paulus* dan muridnya *Lukas*, *MEMBUAT DOKTRIN AJARAN BAHWA ISA ADALAH TUHAN*
*MUHAMMAD SAW =*
: اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ يَعْرِفُوْنَهٗ كَمَا يَعْرِفُوْنَ اَبْنَاۤءَهُمْۗ وَاِنَّ فَرِيْقًا مِّنْهُمْ لَيَكْتُمُوْنَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.
Q.S Al-Baqarah [2] : 146
Tapi kita sebagai manusia biasa yg bukan nabi atau Rosul, *"MASIH MUNGKINKAH KITA BISA BERKOMUNIKASI DENGAN ALLAH,???*
Insya ALLAH bisa, tentu dengan *HATI YANG BERSIH, QOLBUN SALIM* Hati tiada didalamnya *DUNIA, NAFSU, SETAN DARI BANGSA JIN DAN SETAN DARI BANGSA MANUSIA*
Tentang *QOLBUN SALIM* insya Allah Artikel berikutnya.
Yang benar dari Allah, yang salah, dan banyak kesalahan dari, saya sendiri.
Wa alaikum salam Wr. Wb.
Jakarta, 28 Juni 2021
*MAJELIS NUUR ISLAMI*
*DRS. DEDI HERMANTO*
Pimpinan
Tuandedi.dh@gmail.com
081380021456 /08176612298
*SEBAIK BAIK MANUSIA, BERMANFAAT KEPADA MANUSIA LAINYA* hadis
Bila bermanfaat, Share, bila tidak abaikan, Baca diulang, biar ada hikmahnya, amin