*ADA 3 KECERDASAN MANUSIA*
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
1. *KECERDASAN AQAL*
Agar Aqal bisa Cerdas mesti Aqal tersebut *HIDUP* dan agar Aqal Hidup mesti diberikan *MAKAN* sedangkan makanan Aqal itu adalah *MENUNTUT ILMU* bila Aqal kita sudah mulai Hidup, kita DENGAN MUDAH DAPAT *BERFIKIR* UNTUK MENCARI SOLUSI ATAU JALAN KELUAR SETIAP MASALAH KEHIDUPAN KITA.
Alat pengukur kecerdasan manusia adalah IQ. ( Intelegensi Qoation)
Untuk itu Jadilah Manusia yang *CERDAS* Disaat manusia *MENGUMPULKAN HARTA BENDA , JABATAN DAN WANITA UNTUK KESENANGAN BEKAL HIDUP, JUSTRU KITA MENGUMPULKAN BEKAL AMAL SHOLEH DAN KEBAIKAN PERSIAPAN MATI.!*
*KALAU SUDAH MATI, TIDAK MUNGKIN LAGI KITA BISA KEMBALI HIDUP SEKEDAR SUJUD IBADAH PADA ALLAH.* SEMUANYA AKAN JADI PENYESALAN YANG TIDAK GUNA.
وَهُمْ يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَاۚ رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِيْ كُنَّا نَعْمَلُۗ اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ النَّذِيْرُۗ فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ نَّصِيْرٍ
Dan mereka berteriak di dalam neraka itu, "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan." Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk *BERPIKIR* bagi orang yang mau *BERPIKIR* dan (apakah tidak) datang kepadamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.
Q.S Fathir [35] : 37
2. *KECERDASAN RASA atau EMOSI*
Kita sebagai manusia harus bisa *MENGENDALIKAN RASA ATAU EMOSI* Apabila kita mempunyai RASA CINTA, terhadap Mahluk sisihkan untuk kita Tidak punya Rasa menyukainya, bila kita terlalu *BERLEBIHAN DALAM RASA SUKA, KASIH DAN CITA BERLEBIHAN, SUATU SAAT KITA AKAN KECEWA*
Begitupun bila kita punya rasa tidak suka dan benci janganlah berlebihan, silahkan untuk suatu saat kita menyukai dan mencintai.
Karena didunia ini kadang senang, kadang susah, kadang suka dan duka, dan tidak mungkin kita senang terus atau kita bersedih terus,.
Sebagai Pengendali RASA SENANG, SUKA DAN BAHAGIA KITA MESTI = *BERSYUKUR*
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan *BERSYUKURLAH* kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
Q.S Al-Baqarah [2] : 152
Sedangkan Pengendali dari RASA SEDIH, SUSAH DAN KECEWA MESTI = *BERSABAR*
وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,
Q.S Al-Baqarah [2] : 45.
Dan Alat Pengukur Kecerdasan Emosi adalah = EQ ( Emotion Quation)
3. *KECERDASAN SPRITUAL* Yaitu Suatu kecerdasan yang sungguh sungguh *DALAM MENDEKATI DIRI HATI INI KEPADA ALLAH, HINGGA DENGAN HATI YG SELALU MENGINGAT ALLAH AKAN MENJADI TENANG.*
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.
Q.S Ar-Ra'd [13] : 28
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ حَدَّثَنَا أَبُو زَيْدٍ سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ الْهَرَوِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْوِيهِ عَنْ رَبِّهِ قَالَ إِذَا تَقَرَّبَ الْعَبْدُ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِذَا تَقَرَّبَ مِنِّي ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا وَإِذَا أَتَانِي مَشْيًا أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً
Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Abdurrahim telah menceritakan kepada kami Abu Zaid Said bin Rabi' Al Harawi telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah dari Anas radliyallahu'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang beliau riwayatkan dari Rabbnya (hadis qudsi), Allah berfirman: "Jika seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta, jika ia mendekatkan diri kepada-Ku sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa, dan jika ia mendekatkan diri kepada-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari."
Inilah yang dinamakan kecerdasan SQ ( Spritual Qoation).
Yang benar dari Allah, yang salah dari saya Alfaqir, Semoga ada manfaat nya Amin.
Ini Materi kajian, MAJELIS NUUR ISLAMI,
Jakarta, 30 September 2022.
Tg. DRS DEDI HERMANTO.